SketsaNusantara.id – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akhirnya tanggapi kasus bayi Nina yang hampir dibawa orang lain.
Menanggapi kegaduhan publik pasca kasus bayi Nina tersebut, Direktur Utama RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dr. Rachim Dinata Marsidi akhirnya memberikan pernyataan resmi untuk mengklarifikasi insiden tersebut.
Sebelumnya, direktur rumah sakit tersebut menyampaikan permohonan maaf jika mengalami ketidaknyamanan dalam pelayanan.
Dalam keterangannya, dr. Rachim menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa bayi Ibu Nina bukanlah sebuah tindakan kriminal atau bagian dari jaringan sindikat tertentu.
Ia menegaskan bahwa peristiwa ini tak ada unsur kriminal melainkan murni akibat kesalahan prosedur administratif dan operasional di internal rumah sakit.
"Saya ingin menjelaskan bahwa kejadian ini tidak ada unsur kriminal atau kesengajaan," tegas direktur RSHS Rachim Dinata Marsidi dikutip dari kanal YouTube Metro TV.
"Karena diruangan tersebut hanya dua sepasang ibu dan suami yang dua-duanya hari itu akan membawa bayinya Karena sudah diperbolehkan pulang," jelasnya.
Menurutnya, ruangan NHCU tersebut merupakan ruangan khusus yang tak semua orang bisa masuk selain orang tua 2 bayi, salah satunya adalah Nina sehingga tak mungkin rumah sakit melakukan tindakan kriminal.
Ia mengakui adanya kekhilafan dari petugas medis saat proses verifikasi identitas di ruang perawatan.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis di Jember Diprediksi Lampaui Nilai APBD
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, dr. Rachim telah menonaktifkan perawat yang terlibat dalam insiden tersebut. Langkah ini diambil untuk mempermudah evaluasi menyeluruh terhadap standar pelayanan di RSHS.
Pihaknya juga kini menjawab terkait pihak Nina yang kini mengandeng pengacara untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum.
Artikel Terkait
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Persidangan, Oditur Ungkap Motif Empat Anggota TNI
ITB Minta Maaf soal Lagu Erika HMT, Akui Kelalaian dan Tarik Video dari Semua Akun Terafiliasi
Diberi Kejutan Prabowo Subianto di Prancis, Ulang Tahun Teddy Indra Wijaya Dirayakan di Hotel Rp232 Juta Per Malam
Kemenag Kota Blitar Gelar Workshop, Tantang Guru Terbitkan Buku
Datangkan 8 Pemain Anyar, Persid Jember Siap Berlaga di Liga 4 Nasional
Pertamina Gelar Pasar Murah di Jember, Salurkan 1000 Paket Sembako dengan Harga Terjangkau