Namun tiba-tiba pondasi tersebut roboh dan menyebabkan korban jatuh ke dalam Sungai Cibanjaran.
Ayah korban yang berada tak jauh dari lokasi kejadian segera melakukan pertolongan dengan terjun langsung ke sungai.
Sejumlah warga yakni Indra, Geri dan Iwa yang melihat tindakan ayah korban, segera melakukan hal serupa.
Arus deras Sungai Cibanjaran saat itu membuat upaya penyelematan tidak berhasil.
Baca Juga: Curhat ke KDM, Ibu Kandung Ungkap Kronologi Bayinya hampir Diserahkan ke Orang Lain di RS Bandung
Indra mengaku, ia sempat memegang tangan korban, namun tidak berhasil karena derasnya arus sungai saat itu.
Selain ayah korban dan ketiga warga, seorang satpam, Agus Sutisna juga turut membantu menyelamatkan korban.
Sayang, Agus Sutisna yang merupakan satpam SMA Banjaran ikut terbawa arus dalam proses penyelamatan tersebut.
Korban
Berdasarkan laporan kepolisian, Gina dan warga yang menolongnya sempat hanyut terbawa arus Sungai Cibanjaran sejauh 2 kilometer.
Warga dan petugas pun segera melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai.
Gina kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai yang melintas di Kampung Cipaku, Desa Tarajusari, Banjaran.
Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Kampung Girang Deukeut, Desa Banjaran Kulon untuk dikebumikan.
Artikel Terkait
5 Pernyataan Kampus Soal Lagu Erika yang Dinyanyikan Himpunan Mahasiswa Tambang ITB: Pihak Kampus Akui Lalai dan Hapus Video hingga Lakukan Evaluasi
Jembatan Kewek Yogyakarta Jadi Tempat Nongkrong, Satpol PP Turun Tangan Bubarkan Street Coffee
Titiek Soeharto Umur Berapa? Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat yang Manis di Momen Ulang Tahunnya
Pemkab Jember Gelar OSMA di JSG, Warga Bisa Olahraga Sore Sekaligus Donor Darah, Cek Kesehatan dan Nikmati UMKM
Lulus Tanpa Skripsi, 2 Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Hasilkan Jurnal Ilmiah Standar Nasional