Saat ini, pihak Damkarnat Jember masih menunggu klarifikasi dari pelapor terkait laporan palsu tersebut.
Damkarnat Jember juga menegaskan, kasus laporan palsu dapat berlanjut ke jalur hukum jika pelapor tidak segera memberikan klarifikasi dalam waktu 1x24 jam.
Tak hanya itu, Damkarnat Jember juga mengimbau masyarakat agar tidak membuat laporan palsu.
Netizen pun ramai-ramai meminta informasi kontak pelapor untuk menelusuri sosoknya.
“Spill nomornya min, biar netizen yang bekerja,” komentar @ja********.
“Nggak usai diblur nomornya min. Biar netizen bekerja,” tulis akun @fi**************.
Tak hanya itu, netizen juga menyarankan kepada petugas agar ke depannya, melakukan Video Call terhadap pelapor untuk memastikan kebenaran laporan yang diterima.
“Waduh, payah. Padahal orang baik. Emang bener orang baik selalu dimanfaatin. Lain kali kalau ada kebakaran, VC (Video Call) dulu pak,” usul akun @ma******.
“Lain kali di-VC aja pak,” komentar akun lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Apa itu Inflasi Pengamat? Perkataan Seskab Teddy Ramai Dikritik, Soroti Fenomena Banyak Pihak yang Bicara Tak Sesuai Fakta
Geger! Video Wanita Dipaksa Injak Al Quran karena Tuduhan Pencurian, Polisi Amankan 2 Terduga Pelaku
Miris! Siswa SDN Tando Belajar di Luar Kelas dan Bergantian Ruang, Video Viral Bikin Publik Terhenyak
Geger di Pati, Rumah Suami Istri Dirobohkan saat Proses Cerai
Perluas Jaringan, IKA PMII Jombang Tekankan Kunci Sukses Aktivis Berperan di Bidang Sosial