Kamis, 4 Juni 2026

Kebut Proyek Street Food di Jalan Kartini, Pemkab Jember Tetap Kedepankan Toleransi

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 11 April 2026 | 08:46 WIB
Perbaikan di Jalan Kartini untuk menyesuaikan jadwal ibadah. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Perbaikan di Jalan Kartini untuk menyesuaikan jadwal ibadah. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Pemerintah Kabupaten Jember tengah mengakselerasi transformasi Jalan Kartini di Kelurahan Kepatihan menjadi pusat kuliner modern (street food).

Proyek strategis ini dirancang bukan hanya sebagai upaya mempercantik estetika kota, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antarumat beragama.

Sinkronisasi Jadwal dengan Aktivitas Ibadah

Baca Juga: Tunjukan Keterbukaan Publik, Bupati Jember Gus Fawait Sampaikan Berbagai Program dan Kebijakan Pemerintah Daerah

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jember, Arif Liyantono, menjelaskan bahwa manajemen waktu menjadi kunci utama dalam pengerjaan proyek ini.

Mengingat lokasi pembangunan bersinggungan langsung dengan area tempat ibadah, pemerintah menerapkan skema kerja yang adaptif.

"Target fisik memang penting, namun menghormati kegiatan sosial-keagamaan di lingkungan sekitar adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Kami memastikan pengerjaan konstruksi berjalan selaras dengan jadwal kegiatan gereja setempat," ujar Arif saat memberikan keterangan pada Jumat 10 April 2026 malam.

Baca Juga: Genjot PAD 2026 dari Retribusi PKL, Pemkab Jember: Masih Opsi dan Perlu Kajian Matang

Guna memastikan proyek rampung sesuai jadwal tanpa menimbulkan gangguan, Dinas PUPR menerapkan sistem kerja dua giliran (shift).

Namun, Arif memberikan penekanan khusus pada penghentian operasional total saat ibadah berlangsung.

Dia menyebut, seluruh aktivitas alat berat dan kebisingan konstruksi dihentikan seketika jika ada kegiatan peribadatan.

Baca Juga: Urai Kemacetan di Puger, Pemkab Jember Perpanjang Durasi Operasional Truk Tambang

“Pengawas lapangan juga diwajibkan melakukan sinkronisasi jadwal mingguan secara intensif, dengan pengurus gereja untuk menghindari benturan waktu,” imbuhnya.

Kawasan street food di Jalan Kartini ini diproyeksikan menjadi ikon baru pariwisata Jember. Pemerintah berharap area ini menjadi ruang publik yang representatif bagi para pedagang lokal sekaligus destinasi yang nyaman bagi pemburu kuliner.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X