SketsaNusantara.id - Pengadaan puluhan ribu motor listrik untuk progam Makan Bergizi Graris (MBG) menuai sejumlah kontroversi.
Selain fungsi, anggaran yang fantastis dalam pengadaan motor listrik ini juga kian disorot.
Apalagi, baru-baru ini Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pernyataan yang kian mengejutkan.
Baca Juga: Viral Ribuan Motor MBG Berlogo BGN, Ternyata Sudah Dianggarkan sejak 2025
DPR bahkan akan memanggil Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pengadaan motor listrik tersebut.
Hingga saat ini, terdapat sejumlah fakta pengenai pengadaan motor listrik yang diperuntukkan Kepala Satuan Pelayanan Pengadaan Gizi (SPPG).
Dan berikut ini kumpulan fakta terkait pengadaan motor listrik dalam program MBG yang dirakum tim redaksi.
1. Kronologi
Pengadaan motor listrik ini mencuat usai beredar sebuah video memperlihatkan puluhan unit motor dengan logo BGN.
Dalam narasi video yang diunggah akun TikTok @NOVIR007 pada Senin, 6 April 2026, sebanyak 70.000 motor disiapkan untuk wilayah Jawa Barat.
“Ini saya spill, ini semua motor ada 70.000 motor untuk wilayah provinsi Jawa Barat doang,” katanya.
Namun tidak diketahui, apakah puluhan ribu motor tersebut akan dibagikan kepada seluruh karyawan MBG atau hanya jabatan tertentu.
Artikel Terkait
Program Bunga Desaku Bantu Pendonor Tepat Waktu, PMI Jember Hadirkan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
Razman Nasution Kritik Laporan Jusuf Kalla ke Bareskrim Terhadap Rismon Sianipar dan Akun YouTube: Laporannya Mentah
Ramai Desakan Blokir Layanan Publik bagi Ayah Penunggak Nafkah Seperti Pemkot Surabaya, Advokat Ini Justru Sebut Ada 2 Kondisi Ayah Boleh Tak Menafkah
No Ribet dan No Antri! Cek Jadwal SIM Keliling Jember April 2026 di 5 Lokasi Strategis Ini
Berlakukan WFH Tiap Jumat, Pemkab Jombang Pangkas Perjalanan Dinas Hingga 50 Persen
Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Laporan Netizen yang Diminta KTP Pemilik Pertama saat Bayar Pajak
Pemprov Jawa Barat Resmi Memperbolehkan Pembayaran Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Pertama