SketsaNusantara.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pernyataan tegas terkait BBM dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XI DPR RI pada Senin, 6 April 2026.
Di depan para anggota dewan, Menkeu memastikan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi yakni Pertalite dan Solar hingga akhir tahun 2026, meskipun harga minyak dunia sedang bergejolak.
"Kami siap tidak menaikkan sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi," tegas Menkeu Purbaya dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
Pernyataan ini sekaligus menepis kekhawatiran masyarakat dan isu yang menyebutkan bahwa ruang fiskal negara sedang menipis akibat tekanan geopolitik global.
Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan telah melakukan exercise atau simulasi matang terhadap berbagai skenario harga minyak mentah dunia.
Ia menekankan bahwa pemerintah tidak bekerja dengan spekulasi, melainkan dengan hitungan data yang akurat.
"Jadi yang bersubsidi (BBM) sampai akhir tahun aman, jadi masyarakat luas tak usah ribut tak usah takut, kita semua sudah hitung," tegas Purbaya lagi.
Purbaya menegaskan bahwa pemerintah telah menghitung ketahanan anggaran jika rata-rata harga minyak dunia mencapai 100 dolar AS per barel sepanjang tahun 2026.
Dengan asumsi harga tinggi tersebut, defisit APBN diprediksi masih berada di level 2,92% dari PDB, tetap berada di bawah batas aman undang-undang sebesar 3%.
Sebab itu Purbaya mengatakan agar masyarakat tak terpengaruh akan isu-isu yang justru berasal dari departemen keuangan sendiri.
Isu-isu tersebut menyangkut spekulasi bahwa dalam kurun waktu 2 bulan harga BBM subsidi akan naik dan akan menimbulkan huru hara di masyarakat.
Artikel Terkait
Kenapa Hari Kesehatan Dunia Diperingati Setiap 7 April? Berikut Sejarah, Tujuan hingga Tema World Health Day 2026
Pratama Arhan Raih Ijazah Berbasis Blockchain, Benarkah Berawal dari Tudingan Ijazah Palsu Jokowi?
Fakta Menarik Space Debris, Sampah Antariksa yang Sering Terlihat Mirip Meteor Jatuh di Langit Indonesia, Keberadaannya Bisa Mengganggu Orbit Bumi?
Bukan Hanya Rismon Sianipar, Jusuf Kalla Resmi Laporkan Sejumlah Pihak ke Bareskrim Polri, Ini Pasal-Pasal yang Disangkakan
Banjir Luapan di Kecamatan Mumbulsari, Bupati Jember Gus Fawait: Ini Akibat Pendangkalan Sungai dan Penumpukan Sampah