Menurut keterangan UNIFIL, Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat ledakan proyektil. Peristiwa itu terjadi di dekat pos Indonesia di desa Adchit Al Qusayr. Insiden berlangsung pada Minggu, 29 Maret.
Sementara itu, dua prajurit lainnya gugur dalam kejadian berbeda. Ledakan terjadi pada Senin, 30 Maret, dengan sumber yang belum diketahui. Selain korban jiwa, beberapa prajurit juga mengalami luka-luka.
Peristiwa ini menambah daftar risiko dalam misi penjaga perdamaian. Kondisi di wilayah konflik disebut terus berkembang. Situasi tersebut menjadi perhatian dalam evaluasi penugasan ke depan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Pemerintah Berikan Penghargaan Tertinggi untuk Prajurit TNI yang Gugur dalam Misi Kemanusiaan di Lebanon, Publik Desak Indonesia Keluar dari BOP
Anies Baswedan Kecam Serangan Israel yang Menewaskan Prajurit TNI di Lebanon, Desak PBB Menindak Tegas Pelanggaran Hukum yang Dilakukan Netanyahu
Iran Mengutuk Serangan Israel yang Menewaskan Prajurit TNI di Lebanon, PBB Investigasi 2 Personel Lain dari Indonesia yang Gugur saat Bertugas
Israel Pasang Badan Sebut 3 Prajurit TNI yang Gugur dalam Misi Kemanusiaan di Lebanon Belum Tentu Akibat Serangan IDF, Begini Penjelasannya
Daftar Twibbon Hari Ulang Tahun ke-80 TNI Angkatan Udara 2026, Desain Baru Penuh Makna untuk Garda Terdepan Udara Indonesia