Sabtu, 18 Juli 2026

Jamin Ketepatan Sasaran, Dispendik dan Dinsos Jember Perketat Verifikasi Beasiswa 2026

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Minggu, 29 Maret 2026 | 19:18 WIB
Bupati Jember Gus Fawait saat dikonfirmasi. (Dok Diskominfo Jember)
Bupati Jember Gus Fawait saat dikonfirmasi. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id – Pemerintah Kabupaten Jember tengah mengakselerasi proses seleksi program Beasiswa Cinta Bergema 2026.

Untuk memastikan bantuan pendidikan jalur afirmasi ekonomi tepat sasaran, Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember memperkuat sinergi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) sebagai garda terdepan verifikasi data.

Plt Sekretaris Dispendik Jember, Nurul Hafid Yasin, menegaskan bahwa keterlibatan Dinsos PPPA bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan objektivitas seleksi.

Baca Juga: Pemkab Jember Percepat Pencairan Beasiswa 2026, Gus Fawait Undang Mahasiswa Berkumpul Sabtu Ini

Tim verifikator lapangan akan melakukan penyisiran data secara mendalam dengan merujuk pada basis data desil kesejahteraan masyarakat.

"Fokus utama kami pada jalur afirmasi ekonomi adalah masyarakat yang masuk dalam kategori desil satu hingga empat. Melalui kolaborasi dengan Dinsos PPPA, kami dapat memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari kelompok rentan miskin dengan keterbatasan aset dan penghasilan," jelas Hafid saat dikonfirmasi pada 29 Maret 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tyahyono, menambahkan bahwa tahapan seleksi saat ini hampir mencapai puncaknya.

Baca Juga: Akselerasi Layanan Adminduk, Pemkab Jember Rampungkan Ribuan Dokumen Lewat Program Bunga Desaku

"Kami berupaya agar pada akhir April nanti, dana beasiswa sudah mulai dicairkan kepada mahasiswa yang lolos seluruh tahapan verifikasi," tutur Arief.

Lebih lanjut, Bupati Jember, Gus Fawait, memberikan instruksi langsung agar realisasi dipercepat namun tetap patuh pada regulasi yang ada.

Dia mengingatkan para mahasiswa mengenai batasan semester maksimal, yakni semester delapan untuk program S-1 dan semester enam untuk program D-3.

Baca Juga: Susul Pemprov Jatim, Pemkab Jember Siapkan Skenario Work From Home

"Saya minta seluruh jajaran bekerja cepat agar akhir April sudah terealisasi. Namun, ketentuan akademik tidak bisa ditawar; bagi yang sudah melampaui batas semester, secara aturan tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima," tegas Gus Fawait.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X