Otoritas Iran berkomitmen memberikan akses aman bagi kapal Indonesia untuk melintasi titik-titik rawan di Selat Hormuz.
Pihak KBRI di Teheran terus memantau posisi kapal secara real-time hingga benar-benar keluar dari zona bahaya.
Respons cepat Iran dianggap sebagai buah dari hubungan bilateral yang kuat dan posisi Indonesia yang konsisten mendorong perdamaian di kawasan tersebut.
Langkah cepat Kemlu RI ini merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi aset strategis nasional di luar negeri.
Selat Hormuz merupakan jalur krusial bagi ketahanan energi Indonesia, sehingga hambatan di wilayah tersebut dapat berdampak pada stabilitas harga BBM di dalam negeri.
Saat ini, kedua kapal Pertamina tersebut dilaporkan telah memulai pergerakan administratif untuk meninggalkan perairan tersebut dan diharapkan segera memasuki zona laut yang lebih aman dalam waktu dekat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
5 Langkah Jitu Mengembalikan Performa Kendaraan Usai 'Kerja Keras' Saat mudik Lebaran
Gus Fawait Dukung dan Apresiasi 99 Kepala Desa di Jember yang Siap Danai Pilkades 2027 Secara Mandiri
Diperingati Setiap Tanggal 29 Maret, Begini Sejarah Hari Filateli Indonesia, Berawal dari Klub Kolektor Prangko
Gara-Gara Gus Yaqut, Eks Gubernur Riau hingga Noel Ebenezer Ajukan Pengalihan Tahanan Rumah karena Alasan Kesehatan, Begini Respons DPR RI
Cuaca Ekstrem Intai Puncak Mudik, BPBD Jember Ingatkan Para Wisatawan untuk Waspada