SketsaNusantara.id - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Luar Negeri (Kemlu) RI membawa kabar baik di tengah ketegangan geopolitik Iran dan Israel-Amerika.
Pihak Iran dilaporkan telah memberikan respons positif terhadap permintaan Indonesia agar dua kapal milik Pertamina diizinkan segera meninggalkan kawasan Selat Hormuz.
Kabar kepastian ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela seperti dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
Baca Juga: Rais Syuriah PCNU Kota Samarinda Awali Khutbah Jumat Bulan Syawal di Masjid Negara IKN
Sebelumnya, keberadaan dua kapal Pertamina di Selat Hormuz sempat menjadi perhatian serius pemerintah menyusul eskalasi konflik yang melibatkan Iran di wilayah perairan strategis tersebut.
Dimana jalur ini merupakan urat nadi pasokan energi dunia yang saat ini berada dalam pengawasan ketat militer.
Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl A. Mulachela, menegaskan bahwa komunikasi diplomatik tingkat tinggi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan kru kapal dan kargo energi milik negara.
"Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran," ungkap Vahd Nabyl A. Mulachela.
Ia mengatakan bahwa Kemenlu di Teheran terus melakukan koordinasi instensif dengan berbagai pihak di Iran demi memastikan keselamatan kapal-kapal tersebut.
Pihaknya kini dapat mengonfirmasi bahwa Pemerintah Iran memberikan respons yang sangat positif terhadap permohonan Indonesia.
Kini setelah adanya respon positif tersebut langkah lanjutan kini sedang dilakukan terutama pada aspek teknis dan operasional.
Kemlu RI menekankan bahwa prioritas utama dalam negosiasi ini adalah menjamin keamanan seluruh awak kapal serta memastikan kelancaran distribusi energi nasional yang diangkut oleh kedua kapal tersebut.
Artikel Terkait
5 Langkah Jitu Mengembalikan Performa Kendaraan Usai 'Kerja Keras' Saat mudik Lebaran
Gus Fawait Dukung dan Apresiasi 99 Kepala Desa di Jember yang Siap Danai Pilkades 2027 Secara Mandiri
Diperingati Setiap Tanggal 29 Maret, Begini Sejarah Hari Filateli Indonesia, Berawal dari Klub Kolektor Prangko
Gara-Gara Gus Yaqut, Eks Gubernur Riau hingga Noel Ebenezer Ajukan Pengalihan Tahanan Rumah karena Alasan Kesehatan, Begini Respons DPR RI
Cuaca Ekstrem Intai Puncak Mudik, BPBD Jember Ingatkan Para Wisatawan untuk Waspada