SketsaNusantara.id – Warga Dusun Kosong Tengah, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember mendadak gempar oleh penemuan bayi pada Selasa 24 Maret 2024 pada pukul 13.00.
Dikutip dari laman Instagram @jember24jam_, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki ditemukan yang telantar di sebuah area rumah kosong milik warga setempat.
Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi selamat, namun diduga kuat baru saja dilahirkan karena masih terdapat bekas tali pusar yang menempel.
Baca Juga: Tidak Hanya Suwar-suwir, Ini 3 Oleh-Oleh UMKM Jember yang Unik dan Awet untuk Dibawa Pulang
Dari pengakuan warga, penemuan bermula saat salah seorang warga yang melintas di sekitar lokasi mendengar suara tangisan bayi yang sayup-sayup berasal dari dalam bangunan yang sudah lama tidak berpenghuni.
Merasa curiga, saksi kemudian memanggil warga lain untuk melakukan pengecekan bersama-sama.
Alangkah terkejutnya mereka saat menemukan seorang bayi tanpa pakaian yang memadai diletakkan di atas alas seadanya.
Baca Juga: Menepi dari Keramaian, Inilah 3 Hidden Gem Wisata Alam Jember untuk Penutup Libur Lebaran
Warga segera mengevakuasi bayi tersebut dan melaporkan kejadian ini ke perangkat desa serta pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tanggul.
Pihak kepolisian dan warga yang tiba di lokasi langsung membawa bayi tersebut ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis darurat.
Dari pemeriksaan awal tim medis, bayi laki-laki sehat dan tampan tersebut dalam kondisi stabil meski sempat diduga mengalami kedinginan ringan saat ditemukan.
Diduga usia bayi diperkirakan baru berumur beberapa jam sebelum ditemukan, mengingat kondisi fisik bayi yang masih sangat merah.
Kapolsek Tanggul menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan.***
Artikel Terkait
Bupati Jember Gus Fawait Bakal Boyong Pelayanan Publik ke Mumbulsari Lewat Program Bunga Desaku
Daripada Berkeluh Kesah Lewat Saluran Online, Warga Jember Lebih Pilih Interaksi Langsung dengan Gus Fawait di Bunga Desaku
PAN Jember Apresiasi Program Bunga Desaku, UHC Prioritas, hingga Dampak Ekonomi Akibat Aktifnya Bandara Notohadinegoro
Tradisi Kupatan Jember Jadi Simbol Rekonsiliasi Sosial dan Spiritual
Susul Pemprov Jatim, Pemkab Jember Siapkan Skenario Work From Home
Akselerasi Layanan Adminduk, Pemkab Jember Rampungkan Ribuan Dokumen Lewat Program Bunga Desaku