SketsaNusantara.id - Melinjo merupakan salah satu bahan pangan tradisional yang cukup akrab bagi masyarakat Indonesia.
Biji dari tanaman ini sering digunakan sebagai bahan utama emping atau sekadar pelengkap berbagai hidangan khas Nusantara, seperti sayur asem
Emping juga sering menjadi menu pendamping dalam hidangan lebaran.
Menariknya, di luar negeri melinjo juga memiliki nilai yang jauh lebih tinggi hingga dianggap sebagai produk makanan premium.
Baca Juga: Filosofi Ketupat Lebaran, Ada Sejak Zaman Sunan Kalijaga, Miliki Makna Mendalam di Balik Anyamannya
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun media sosial X @mahakersa, emping menjadi salah satu camilan premium di luar negeri.
Emping melinjo merupakan salah satu produk olahan tradisional yang telah lama dikenal di Indonesia.
Proses pembuatannya dilakukan dengan menumbuk biji melinjo hingga pipih, kemudian dikeringkan dan digoreng hingga renyah.
Meski terlihat sederhana, emping melinjo ternyata memiliki pasar yang cukup besar di luar negeri.
Produk ini bahkan dianggap sebagai makanan eksotis dari Asia yang memiliki cita rasa unik.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa di luar negeri, emping melinjo dijual sebagai Exotic Asian Snack dan termasuk produk premium.
Artikel Terkait
Bagaimana Asal-usul Kue Cucur? Jajanan Tradisional dengan Bentuknya yang Unik Khas Suku Betawi, Simak di Sini...
Deket Pasar Nih! Rekomendasi Jajanan Tradisional Autentik yang Masih Dijual di Mojokerto, Ada Gerobak Cokelat Jadi Sasaran Para Pembeli
Jalan-Jalan ke Pasar Papringan: Surga Jajanan Tradisional Berbahan Alami di Tengah Kebun Bambu Jawa Tengah
Banyak Dijual di Depan Pasar dan Sekolah, Jajanan Tradisional asal Betawi ini Banyak Dijumpai di Daerah Lain
Wajib Coba saat Ramadhan 2026, Inilah 5 Jajanan Tradisional Yogyakarta Favorit untuk Takjil yang Manis, Hangat, dan Mengenyangkan