SketsaNusantara.id - Kue cucur merupakan jajanan khas dari suku Betawi yang berasal dari daerah Jawa Barat (sekarang bagian dari Provinsi Jakarta, Banten, serta Provinsi Jawa Barat).
Kue cucur dibuat dengan bahan utamanya yaitu tepung beras dan gula Jawa atau gula aren dengan cara digoreng.
Bentuk kue cucur cenderung tebal menggembung bagaikan gunung di bagian tengah dan tipis si bagian pinggirnya.
Masyarakat suku Betawi biasanya menghidangkan kue cucur sebagai salah satu makanan adat dalam upacara budaya suku Betawi.
Di antaranya pernikahan, potong rambut bayi, lamaran, serta berbagai acara adat lainnya.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal Youtube @amanda ptr, sejarah perkembangan kue cucur di Indonesia diketahui dibawa oleh para pedagang dari negara asing pada masa pemerintahan kerajaan-kerajaan di Nusantara dulu.
Hal tersebut juga dibuktikan dalam naskah kuno Jawa yaitu Serat Centhini yang tertulis pada abad ke-18 Masehi.
Dimana pada masa itu kue cucur sudah menjadi sajian makanan.
Selain itu, kue ini juga menyebar ke berbagai wilayah di Asia lainnya seperti Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, India, serta Srilangka.
Tetapi untuk penyebutan nama kue ini berbeda di masing-masing negara.
Misalnya di Malaysia disebut dengan "Kuih Cucur" serta di Thailand ternyata dilambangkan sebagai kue cinta kahsi atau dikenal dengan "Khanonm Chuchun".
Artikel Terkait
Asal Usul Nama Jalan Malioboro, Bermakna Ajaran Sultan Hamengku Buwono I hingga Jadi Poros Garis Imajiner Yogyakarta
Asal Usul Nama Dawet Ayu Khas Banjarnegara, Penjual Punya 2 Simbol Khusus Tokoh Pewayangan, Jadi Harapan Agar Dagangannya Laris Manis
Bagaimana Asal-usul Lapis Legit ? Mengulik Kudapan Manis Khas Indonesia yang Ternyata Pernah Jadi Hidangan Rijsttafel di Masa Kolonial
Hari Kebaya Nasional: Asal-Usul, Sejarah hingga Beragam Model Kebaya, Pakaian Wanita Sejak Kerajaan Majapahit?
Bagaimana Asal-usul Wedang Ronde? Mengenal Minuman Unik Khas Jawa yang Bisa Menghangatkan Tubuh