Minggu, 19 Juli 2026

Bagaimana Asal-usul Kue Cucur? Jajanan Tradisional dengan Bentuknya yang Unik Khas Suku Betawi, Simak di Sini...

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Kamis, 25 Juli 2024 | 07:30 WIB
Asal-usul jajanan tradisional, kue cucur. (Instagram.com/@marianalulu72.)
Asal-usul jajanan tradisional, kue cucur. (Instagram.com/@marianalulu72.)

SketsaNusantara.id - Kue cucur merupakan jajanan khas dari suku Betawi yang berasal dari daerah Jawa Barat (sekarang bagian dari Provinsi Jakarta, Banten, serta Provinsi Jawa Barat).

Kue cucur dibuat dengan bahan utamanya yaitu tepung beras dan gula Jawa atau gula aren dengan cara digoreng.

Bentuk kue cucur cenderung tebal menggembung bagaikan gunung di bagian tengah dan tipis si bagian pinggirnya.

Baca Juga: 5 Kontroversi Amangkurat I, Raja Kesultanan Mataram Islam yang Terkenal Kejam dan Bengis, Tinggalkan Jejak Kelam bagi Sejarah Indonesia

Masyarakat suku Betawi biasanya menghidangkan kue cucur sebagai salah satu makanan adat dalam upacara budaya suku Betawi.

Di antaranya pernikahan, potong rambut bayi, lamaran, serta berbagai acara adat lainnya.

Baca Juga: Nama Asli Kyai Sholeh Darat, Ulama Semarang dan Guru KH Hasyim Asy'ari yang Berdakwah dengan Huruf Arab Pegon

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal Youtube @amanda ptr, sejarah perkembangan kue cucur di Indonesia diketahui dibawa oleh para pedagang dari negara asing pada masa pemerintahan kerajaan-kerajaan di Nusantara dulu.

Hal tersebut juga dibuktikan dalam naskah kuno Jawa yaitu Serat Centhini yang tertulis pada abad ke-18 Masehi.

Dimana pada masa itu kue cucur sudah menjadi sajian makanan.

Baca Juga: Makam Wali Songo di Kadilangu Demak Ini Jujukan Peziarah, Gentong Bertuah Jadi Daya Tarik, Konon Airnya Bisa Sembuhkan Penyakit

Selain itu, kue ini juga menyebar ke berbagai wilayah di Asia lainnya seperti Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, India, serta Srilangka.

Tetapi untuk penyebutan nama kue ini berbeda di masing-masing negara.

Misalnya di Malaysia disebut dengan "Kuih Cucur" serta di Thailand ternyata dilambangkan sebagai kue cinta kahsi atau dikenal dengan "Khanonm Chuchun".

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X