Sementara itu, di India disebut dengan nama "Neyappam" dan di Brunei Dariussalama dikenal "Kuih Pinyaram".
Bahan dasar kue cucur adalah tepung beras, dimana bahan tersebut mudah dijumpai di mana saja, sehingga cukup sulit untuk mengetahui negara manakah yang awal mula menciptakan makanan tradisional ini berasal.
Sedangkan di Indonesia sendiri, kue manis tersebut diterima oleh masyarakat Indonesia dengan senang hati karena banyak orang yang menyukainya.
Kue cucur banyak dijumpai di berbagai pasar tradisional Indonesia, khususnya banyak dijajakan di area Jabodetabek.***
Artikel Terkait
Asal Usul Nama Jalan Malioboro, Bermakna Ajaran Sultan Hamengku Buwono I hingga Jadi Poros Garis Imajiner Yogyakarta
Asal Usul Nama Dawet Ayu Khas Banjarnegara, Penjual Punya 2 Simbol Khusus Tokoh Pewayangan, Jadi Harapan Agar Dagangannya Laris Manis
Bagaimana Asal-usul Lapis Legit ? Mengulik Kudapan Manis Khas Indonesia yang Ternyata Pernah Jadi Hidangan Rijsttafel di Masa Kolonial
Hari Kebaya Nasional: Asal-Usul, Sejarah hingga Beragam Model Kebaya, Pakaian Wanita Sejak Kerajaan Majapahit?
Bagaimana Asal-usul Wedang Ronde? Mengenal Minuman Unik Khas Jawa yang Bisa Menghangatkan Tubuh