Lebih lanjut, Diah juga secara khusus meminta permohon maaf kepada penerima manfaat Makan Bergizi Gratis.
“Saya memohon maaf, dengan setulus hati kepada semua pihak yang merasa tersakiti atas perkataan saya tersebut,” kata Diah lagi.
Dia menambahkan, status WA ‘Rakyat Jelata’ yang viral itu, murni kesalahan pribadi.
“Saya menegaskan, pernyataan tersebut merupakan murni kesalahan pribadi saya,” jelasnya.
Tak hanya itu, Diah juga mengatakan, peristiwa yang membuat SPPG Purbalingga disorot ini menjadi pembelajaran untuknya agar lebih bijak dalam bersikap.
Diah juga berkomitmen untuk memperbaiki diri dan siap menerima sanksi dalam bentuk apapun.
Sementara itu, berdasarkan unggahan di akun Instagram @infopurbalingga.id, beredar kabar bahwa Diah sudah diberhentikan dari relawan SPPG.
“Berikut klarifikasi yang bersangkutan dan untuk tindak lanjutnya, beliau diberikan sanksi diberhentikan menjadi relawan SPPG,” begitu potongan pesan yang diunggah dalam postingan tersebut.
Kendati demikian, dari pihak SPPG Purbalingga belum memberikan pernyataan apapun terkait klarifikasi hingga kabar pemecatan Diah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Analisis CCTV, Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Sudah Membuntuti Korban
Sejarah Panjang THR dari 'Hadiah Lebaran' Kabinet Soekiman hingga Peran Politik PKI dan SOBSI dalam Menekan Pengusaha
Guru Semarang Ungkap Pengalaman saat MBG Terlambat, Video Curhatan Soal Tugas Tambahan Viral di Instagram
Heboh! Ledakan di Masjid Pesona Regency Patrang, Jember Kejutkan Jemaah Tarawih, Plafon hingga Lemari Hancur
4 Fakta Ledakan di Masjid Pesona Regency Patrang, Jember, Kronologi, Korban hingga Pernyataan Polres Jember