SketsaNusantara.id – Upaya pencarian terhadap seorang lansia yang diduga hanyut di aliran Sungai Bedadung, Dusun Curah Ancar, Desa Rambipuji, Kabupaten Jember, terpaksa dihentikan sementara pada Minggu 15 Maret 2026 sore. Faktor cuaca buruk menjadi kendala utama tim di lapangan.
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa korban atas nama M. Misno (71) dilaporkan hilang sejak siang hari. Hingga operasi SAR hari pertama ditutup pukul 15.00, keberadaan korban belum juga ditemukan.
"Kami telah mengerahkan tim reaksi cepat berkolaborasi dengan Basarnas dan potensi relawan,” ujar Edy Budi Susilo saat memberikan keterangan.
Baca Juga: Cegah Bencana, BPBD Jember dan Relawan Petakan Risiko Bencana di Kawasan Danau Tunjung Jember
“Namun, karena hujan deras mengguyur lokasi kejadian sore ini, demi keselamatan personel, operasi pencarian kami tunda sementara dan akan dilanjutkan besok pagi," imbuhnya.
Peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB saat korban pamit meninggalkan rumah untuk mandi di sungai yang berada tepat di belakang kediamannya.
Di tengah perjalanan, seorang saksi mata bernama Dava (15) sempat berpapasan dengan korban.
Baca Juga: Sungai Pakel Meluap, BPBD Jember Gerak Cepat Tangani Pemukiman Warga yang Terendam Lumpur
Kecurigaan muncul ketika hingga satu jam berlalu, korban tak kunjung kembali. Anak korban bersama saksi kemudian melakukan penyisiran mandiri di area bantaran sungai.
"Di tepi Sungai Bedadung, pihak keluarga hanya menemukan sepasang sandal milik korban. Berdasarkan temuan alat bukti tersebut, kuat dugaan korban terjatuh atau terpeleset ke dalam aliran sungai," tambah Edy.
Dalam operasi hari pertama ini, Tim SAR Gabungan telah membagi kekuatan menjadi tiga unit pencari. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet menyusuri aliran sungai di sekitar titik nol kejadian.
Sejumlah unsur terlibat dalam aksi ini, mulai dari BPBD Jember, Pos SAR Jember, TNI/Polri, Destana Rambipuji, hingga relawan dari FAJI dan Siluman Rescue.
Edy menegaskan bahwa posko pencarian saat ini dipusatkan di Kantor Desa Rambipuji untuk memudahkan koordinasi teknis.
Artikel Terkait
Dikepung Bencana dalam Sehari, BPBD Jember Terjunkan Personel ke Berbagai Wilayah
Sempat Hilang, BPBD Jember Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang di Aliran Sungai Bedadung
Tanamkan Budaya Siaga, Puluhan Siswa SDN Sidomulyo 03 Geruduk Kantor BPBD Jember
Banjir masih Rendam Puluhan Rumah Warga di Desa Mayangan Gumukmas, BPBD Jember Salurkan Bantuan
Tiga Bencana Terjadi dalam Sehari, BPBD Jember Catat Puluhan Rumah Warga Terdampak
Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Warga Ambruk di Dua Kecamatan, BPBD Jember Salurkan Bantuan
BPBD Jember Petakan 27 Titik Kerusakan Infrastruktur Pasca Bencana, Prioritaskan Rekonstruksi Dinding Penahan Tanah
Cuaca Ekstrem Terjang Mayang, BPBD Jember: Dua Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang
Sungai Pakel Meluap, BPBD Jember Gerak Cepat Tangani Pemukiman Warga yang Terendam Lumpur
Cegah Bencana, BPBD Jember dan Relawan Petakan Risiko Bencana di Kawasan Danau Tunjung Jember