SketsaNusantara.id - Bulan Ramadhan tidak menyurutkan kepedulian warga Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, untuk berbagi kepada sesama. Di tengah aktivitas ibadah puasa, masyarakat desa ini tetap aktif mengikuti kegiatan donor darah yang digelar di Balai Desa Tanggul Kulon setelah pelaksanaan salat Tarawih, Selasa 10 Maret 2026 malam.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Tanggul Kulon bersama Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember tersebut kembali mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak malam hari, warga berdatangan ke lokasi kegiatan untuk mendaftarkan diri sebagai pendonor.
Partisipasi warga terlihat cukup tinggi. Panitia mencatat sebanyak 65 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan donor darah yang rutin dilaksanakan di desa tersebut.
Namun, sebelum proses pengambilan darah dilakukan, seluruh calon pendonor harus melalui tahapan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis PMI Jember. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan pendonor memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, 42 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara itu, 23 orang lainnya belum dapat melakukan donor darah karena beberapa pertimbangan medis.
Kepala Desa Tanggul Kulon, Arifin Wahyuono, mengungkapkan rasa bangganya atas kepedulian masyarakat yang terus terjaga hingga saat ini. Ia menilai kegiatan donor darah yang rutin dilakukan di desanya telah menjadi bagian dari budaya gotong royong warga.
Menurut Arifin, selain memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi kepada sesama, khususnya bagi pasien di rumah sakit yang membutuhkan transfusi darah.
“Donor darah ini bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan pendonor, tetapi juga sangat membantu orang lain yang sedang membutuhkan darah. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara rutin,” ujarnya.
Salah satu warga yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut adalah Rofik. Ia mengaku telah lama menjadi pendonor aktif dan hingga saat ini sudah lebih dari 50 kali menyumbangkan darahnya.
Bagi Rofik, donor darah merupakan salah satu cara sederhana untuk membantu sesama. Bahkan ia juga mengajak anggota keluarganya untuk ikut serta dalam kegiatan donor darah yang digelar di desanya.
“Alhamdulillah saya sudah lebih dari 50 kali donor darah. Semoga darah yang kita sumbangkan bisa membantu pasien yang sedang membutuhkan di rumah sakit,” katanya.
Artikel Terkait
Donor Darah Malam Ramadhan di Kecamatan Jenggawah, PMI Jember Himpun 43 Kantong dari Warga Delapan Desa
45 KK Terdampak Banjir Sungai Dinoyo, PMI Jember dan BPBD Suplai Air Bersih serta Lakukan Normalisasi Sumur
Sumur Warga Desa Gugut Jember Keruh dan Berbau Usai Banjir Sungai Dinoyo, PMI Lakukan Normalisasi dan Distribusi Air Bersih
PMI Jember Gelar Harmoni Ramadhan, Gus Hutri Ajak Perkuat Syukur dalam Pengabdian Kemanusiaan
Estafet Kepemimpinan KSR PMI Jember Resmi Berganti, Haidar Al Rafif Pimpin Pengurus Baru dengan Semangat Mengabdi Sepenuh Hati