Minggu, 19 Juli 2026

Tradisi Donor Darah Usai Tarawih di Tanggul Kulon Jember Kembali Digelar, Puluhan Kantong Darah Terkumpul untuk Bantu Pasien Rumah Sakit

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Rabu, 11 Maret 2026 | 11:50 WIB
Semangat berbagi di Bulan Ramadhan, Kampung Donor Tanggul Kulon Jember kumpulkan 42 kantong darah (Dok. PMI Jember)
Semangat berbagi di Bulan Ramadhan, Kampung Donor Tanggul Kulon Jember kumpulkan 42 kantong darah (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Bulan Ramadhan tidak menyurutkan kepedulian warga Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, untuk berbagi kepada sesama. Di tengah aktivitas ibadah puasa, masyarakat desa ini tetap aktif mengikuti kegiatan donor darah yang digelar di Balai Desa Tanggul Kulon setelah pelaksanaan salat Tarawih, Selasa 10 Maret 2026 malam.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Tanggul Kulon bersama Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember tersebut kembali mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak malam hari, warga berdatangan ke lokasi kegiatan untuk mendaftarkan diri sebagai pendonor.

Partisipasi warga terlihat cukup tinggi. Panitia mencatat sebanyak 65 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan donor darah yang rutin dilaksanakan di desa tersebut.

Baca Juga: PMI Jember dan Puskesmas Ajung Jember Mampu Himpun 40 Kantong Darah serta Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Namun, sebelum proses pengambilan darah dilakukan, seluruh calon pendonor harus melalui tahapan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis PMI Jember. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan pendonor memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, 42 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara itu, 23 orang lainnya belum dapat melakukan donor darah karena beberapa pertimbangan medis.

Kepala Desa Tanggul Kulon, Arifin Wahyuono, mengungkapkan rasa bangganya atas kepedulian masyarakat yang terus terjaga hingga saat ini. Ia menilai kegiatan donor darah yang rutin dilakukan di desanya telah menjadi bagian dari budaya gotong royong warga.

Baca Juga: Ratusan Takjil Ludes Dibagikan Relawan PMI Jember, Mahasiswa dari Berbagai Kampus Turun Langsung ke Jalan

Menurut Arifin, selain memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi kepada sesama, khususnya bagi pasien di rumah sakit yang membutuhkan transfusi darah.

“Donor darah ini bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan pendonor, tetapi juga sangat membantu orang lain yang sedang membutuhkan darah. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara rutin,” ujarnya.

Salah satu warga yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut adalah Rofik. Ia mengaku telah lama menjadi pendonor aktif dan hingga saat ini sudah lebih dari 50 kali menyumbangkan darahnya.

Baca Juga: PMI Kecamatan Silo Perluas Program Kampung Donor, Desa Sidomulyo Disiapkan Jadi Pusat Donor Darah Baru di Jember

Bagi Rofik, donor darah merupakan salah satu cara sederhana untuk membantu sesama. Bahkan ia juga mengajak anggota keluarganya untuk ikut serta dalam kegiatan donor darah yang digelar di desanya.

“Alhamdulillah saya sudah lebih dari 50 kali donor darah. Semoga darah yang kita sumbangkan bisa membantu pasien yang sedang membutuhkan di rumah sakit,” katanya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X