Basis produksi Merdeka Group berasal dari Tujuh Bukit dan Pani Gold Mine. Dengan kapasitas tersebut, dibutuhkan skema penjualan yang stabil. GSPA ini menjadi mekanisme yang terukur bagi kedua pihak.
Melalui kesepakatan tersebut, ANTAM, BSI, dan PETS menegaskan komitmen bersama. Fokusnya pada stabilitas pasokan dan optimalisasi fasilitas pemurnian domestik. Integrasi hulu dan hilir diperkuat dalam satu rantai pasok nasional.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga nilai tambah tetap di dalam negeri. Proses produksi hingga distribusi diarahkan berlangsung secara terintegrasi. Dengan demikian, struktur industri emas nasional semakin kokoh dan terkoordinasi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Vonis Makin Berat! Skandal Korupsi Emas Antam Seret Nama Budi Said dan Para Mantan Pejabat
Update Kasus ANTAM! Saksi Kunci Bongkar Rekayasa Kasus Kekurangan Emas Hasil Rekayasa Budi Said
MIND ID Wujudkan Hilirisasi Emas: 125 Kg Emas Batangan Freeport Dikirim ke ANTAM
Profil PT Gag Nikel, Anak Perusahaan PT Antam BUMN yang Kantongi Izin Penambangan Nikel di Raja Ampat
Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Harga Emas Antam Rp2,06 Juta per Gram Disertai Stok yang Tak Tersedia