Kamis, 4 Juni 2026

Menyusul Meninggalnya Pemimpin Revolusi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Iran Tutup Selat Hormuz, Apa Dampaknya bagi Dunia?

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 Maret 2026 | 16:00 WIB
Ali Khamenei dan  efeknya pada Selat Hormuz  (YouTube KOMPASTV )
Ali Khamenei dan efeknya pada Selat Hormuz (YouTube KOMPASTV )

Selain itu akan terjadi lumpuhnya distribusi LNG atau gas alam cair terbesar didunia dari Qatar yang sangat bergantung pada selat ini.

Penutupan jalur ini berarti krisis energi bagi negara-negara di Asia dan Eropa yang mengandalkan gas untuk industri dan pemanas.

Meski demikian, sejumlah pihak menganggap bahwa dengan menutup Selat Hormuz maka Iran telah melanggar Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982.

Sebab Selat Hormuz merupakan salah satu street internasional for navigation atau selat yang dipakai untuk pelayaran internasional.

Iran juga telah ikut menandatangani UNCLOS 1982 tetapi belum meratifikasinya atau belum menjadikannya hukum nasional yang mengikat.

Iran cenderung berpegang pada Konvensi Jenewa 1958 yang menggunakan prinsip Hak Lintas Damai (Innocent Passage), yang lebih ketat dan memungkinkan negara pantai untuk membatasi kapal yang dianggap mengancam keamanan.

Akibatnya, Iran merasa punya celah hukum untuk tidak mengikuti aturan "Hak Lintas Transit" yang ada di UNCLOS dan lebih memilih aturan lama yang mereka anggap lebih menguntungkan kedaulatan mereka.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X