SketsaNusantara.id - Nadiem Makarim sampaikan pesan menyentuh di tengah polemik alumni penerima beasiswa (awardee) LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang belakangan ini ramai jadi sorotan publik.
Seperti diketahui, alumni awardee LPDP bernama Dwi Sasetyaningtyas (DS) menuai kritik keras gegara unggahannya yang dinilai merendahkan identitas sebagai warga negara Indonesia (WNI).
Perkataannya yang menyebut "Cukup aku aja yang WNI, anakku jangan", membuat publik geram dan dinilai tidak bermoral sebagai penerima beasiswa LPDP yang pendanaannya bersumber dari uang pajak rakyat.
Tak hanya itu, suami DS, Arya Iwantoro (AP), juga turut menjadi sorotan karena disebut belum menuntaskan kewajiban masa bakti 2N+1 sesuai ketentuan LPDP dan memilih bekerja di Inggris selama lebih dari dua tahun pasca studi.
Usai unggahannya viral, DS meminta maaf dan menyebut perkataannya itu lahir dari kekecewaan terhadap situasi Indonesia saat ini yang carut marut karena kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat.
Meski begitu, LPDP yang berada di bawah Kementerian Keuangan dengan tegas memberikan sanksi dan meminta suami DS untuk mengembalikan seluruh dana beasiswa yang telah dipakai, sebagai konsekuensi terkait kewajiban yang belum dipenuhi sesuai kesepakatan.
Nadiem Makarim ikut menyoroti hal ini dan memberikan pesan kepada generasi muda di tengah polemik DS yang belakangan ini viral di media sosial.
Melalui akun Instagram pribadinya, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia (Mendikbudristek) itu menyebut pengabdian tak sia-sia dan mengajak generasi muda untuk tidak putus asa terhadap negara mesti kondisi saat ini tak memungkinkan.
"Pulang dan mengabdi tidak pernah sia-sia. Saya ingin berbicara pada anak-anak muda Indonesia yang mungkin sekarang lagi belajar di luar negeri, mohon kembali ke Indonesia," ujarnya dalam video yang diunggah di akun Instagram @nadiemmakarim, dikutip SketsaNusantara.id pada hari Selasa, 24 Februari 2026.
"Jangan putus asa dengan negara kita, masih banyak harapan, masih banyak orang baik di sini. Masih banyak yang bisa dibangun. Masih banyak yang bisa diperjuangkan bersama," pesannya.
Nadiem kembali mengenang perjuangannya setelah kembali pulang ke Indonesia sebagai founder Gojek Indonesia yang menciptakan jutaan lapangan kerja hingga mengabdi sebagai Mendikbudristek.
Meski kini ia dipenjara karena dugaan korupsi laptop Chromebook yang tak dilakukannya, Nadiem mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk terus mencintai Indonesia.
Artikel Terkait
Siapa Dwi Sasetyaningtyas? Disebut Netizen Sebagai 'Lintah Pajak', Penerima Beasiswa LPDP Ini Akhirnya Minta Maaf
Belajar dari Kasus Dwi Sasetyaningtyas, Inilah Hak dan Kewajiban Penerima Beasiswa LPDP
Polemik Kian Panas, Netizen Desak Otoritas Inggris Tinjau Ulang Kewarganegaraan Anak Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas
Arie Kriting Angkat Suara tentang Polemik LPDP dan Penganiayaan oleh Anggota Brimob di Maluku
Tegas! Menkeu Purbaya Bakal Blacklist hingga Minta Seluruh Dana Beasiswa Dikembalikan, Buntut Polemik Alumni LPDP Viral yang Dinilai Menghina Negara
Sempat Dipertanyakan, Ini Sederet Kontribusi Tasya Kamila Sebagai Alumni Awardee LPDP yang Ramai Dibicarakan Publik Usai Polemik DS Viral