Mendengar jawaban sang ustadz, perempuan tersebut kian emosi dan tetap menuntut untuk dibuatkan klarifikasi.
“Terserah ustadz, yang penting ustadz harus klarifikasi. Karena saya juga nggak merasa anak saya bersalah,” tegasnya.
Lebih lanjut, perempuan tersebut menilai perbuatan sang anak yang merokok merupakan hal sepele.
“Itu hal sepele loh ustadz, cuma merokok itu sepele kalau menurut saya,” terangnya.
Masih berpendirian teguh untuk tidak membuat klarifikasi, ustadz tersebut justru diancam oleh perempuan yang mengaku sebagai istri polisi itu.
“Saya bisa tuntut ustadz. Suami saya polisi,” pamer perempuan itu.
Merasa tidak merekam video tersebut, ustadz yang terlihat masih muda itu kembali menolak membuat klarifikasi.
“Tapi yang merekam bukan saya bu, saya tidak merekam, saya juga tidak meminta untuk direkam. Itu diluar tanggung jawab saya. Saya tidak tahu kalau ada pengurus lain yang merekam dan diunggah ke media sosial bu,” jelasnya.
Baca Juga: Polri Ungkap Jalur Narkoba yang Menjerat Eks Kapolres Bima Kota, Libatkan Bandar dan Perwira Polisi
Kronologi Awal
Berdasarkan unggahan akun Instagram @kingzadma, perisitiwa ini terjadi di Pondok Pesantren Asy-Syarifiy I, Lumajang, Jawa Timur.
Anak tersebut diketahui kedapatan merokok beberapa kali hingga akhirnya mendapatkan hukuman yakni digundul.
Hukuman menggundul rambut tersebut rupanya tidak dapat diterima oleh sang ibu yang lantas mendatangi pihak pesantren.
“Katanya nggak kerasan di pondok itu gara-gara masalah yang mau digundul,” ujar perempuan tersebut.
Artikel Terkait
Terima Kunjungan Menteri PU Dody Hanggodo, Bupati Jember Gus Fawait Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan dan Flyover
Ribuan Warga Sumenep Rela Antre Panjang sejak Pukul 14.00 demi Tarawih Perdana dan Amplop Berisi Rp300 Ribu
Lobi Intensif di Balik Kunjungan Menteri PU, Gus Fawait Paparkan Urgensi Infrastruktur Jember
Atasi Kemacetan, Menteri PU Targetkan Pembangunan Flyover Mangli Jember Dimulai Tahun 2026
Optimalisasi Peran Dinas Lingkungan Hidup dalam Pengawasan dan Edukasi Lingkungan Daerah
Digeladah Hampir 17 Jam, Seluruh Emas di Toko Semar Nganjuk Diamankan Bareskrim