Kejadian tersebut berakhir dengan sang adik meninggal dunia dan sang kakak alami patah tulang.
Akibat dari insiden memilukan ini, keluarga korban dan masyarakat mendatangi markas Brimob untuk melakukan aksi protes terhadap terduga pelaku, masyarakat menuntut keadilan segera dan transparansi penuh dari pihak kepolisian.
Bahkan keluarga membawa jenazah korban ke markas Brimob sebagai bukti bahwa korban telah benar-benar meninggal dunia dan keluarga serta masyarakat menuntut keadilan.
Saat di markas Brimob, keluarga korban menangis histeris menuntut keadilan dan meminta yang berwenang dalam hal ini menghukum oknum tersebut.
"Kalau benar terlibat (pelaku), kita proses dan kita tak akan bela," tegas Kompol Roni Ferdi Manawan selaku Wakapolres Tual saat menerima masyarakat.
"Danrem tidak akan bela, Propam Polda tidak akan bela, anggota yang salah konsekuensinya di proses secara hukum, apalagi menyebabkan kematian," tegasnya lagi.
Untuk itu Wakapolres meminta masyarakat bersabar dan menyerahkan semua ke tangan kepolisian.
Kepolisian juga menjamin bahwa pelaku akan menerima ganjaran sesuai perbuatannya tanpa ada yang membela baik pihak Propam Polda dan semua pihak terkait.
Saat ini Bripda MS ditahan Propam Polda Maluku di rumah tahanan Polres Tual dan terancam pemecatan tidak hormat dari Polri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Satu Tahun Pimpin Jember, Bupati Gus Fawait Tekan Pedal Gas untuk Transformasi Ekonomi 2026
Fantastis! Segini Harta Kekayaan Said Abdullah, Ketua Banggar DPR RI Ramai Disorot Usai Bagikan Uang ke Jemaah Tarawih di Sumenep Selama Bulan Ramadan
Polemik Paspor Anak WNA, LPDP Klarifikasi Status Hukum Dwi Sasetyaningtyas sebagai Alumni
Usai Disorot Publik, Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Klarifikasi Pernyataan soal WNI
Kejagung Akhirnya Ungkap Alasan Tuntut Mati Fandi, ABK Kapal Penyelundup 1,9 Ton Sabu: Mereka Mengetahui...
Gus Fawait Bergerak Cepat, Gandeng Pusat dan Provinsi Jawa Timur untuk Pulihkan Infrastruktur Jember