SketsaNusantara.id - Doa bersama dan tasyakuran satu tahun masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Jombang digelar di Pendopo Pemkab Jombang, Jumat 20 Februari 2026, sore. Kegiatan dihadiri Forpimda, anggota DPRD, para pejabat pemerintahan, para camat, kepala sekolah, dunia perbankan dan kepala desa di Jombang.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan doa bersama (istigosah). Sesi ini dipimpin KH Cholil Dahlan, Ketua Majelis Pengasuh Pesantren Darul Ulum Peterongan.
Bupati Jombang H Warsubi mengatakan tasyakuran ini sebagai wujud syukur untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Satu tahun sudah dilewati dengan baik," ujarnya.
Baca Juga: Belajar dari Kasus Dwi Sasetyaningtyas, Inilah Hak dan Kewajiban Penerima Beasiswa LPDP
Satu tahun mengabdi ini, lanjutnya, sudah banyak penghargaan diraih Jombang. "Baik tingkat provinsi maupun nasional," imbuhnya.
Dirinya mengakui optimisme Jombang ke depan bisa menjadi lebih baik. "Tinggal empat tahun ini, kami mohon doa dan sinergi dari seluruh masyarakat agar pembangunan di Jombang makin maju dan sejahtera untuk semua tidak sekedar menjadi slogan," tambahnya.
Meski ada efisiensi dalam hal keuangan bagi daerah, Abah Warsubi mengaku akan terus memeras pikiran agar pembangunan terus terlaksana "Termasuk perbaikan jalan desa," imbuhnya
Hal serupa disampaikan Wakil Bupati Jombang, KH Salmanuddin Yazid. Pria yang akrab disapa Gus Salman ini mengaku tugas berat dalam melaksanakan tugas. "Tiap hari yang namanya fitnahan dan berita jelek selalu ada," ujarnya.
Dirinya mengaku akan terus kompak dan membersamai Bupati Jombang dalam mengemban amanat. "Maka kami mohon doa restu dari semuanya, agar tahun kedua hingga tahun terakhir kami bisa menyelesaikan tugas ini," imbuhnya.
Saat menyampaikan tausiyah, Mustasyar PCNU Jombang KH Nur Hadi (Mbah Bolong) menegaskan tasyakuran sebagai penambah semangat dalam memajukan Jombang. "Apalagi dilaksanakan di hari Jumat dalam bulan suci Ramadhan ini," ujarnya.
Pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh ini menambahkan, kisah kekuatan seorang pemimpin harus dimulai dari berdoa. "Karena inti ibadah itu adalah meminta kepada Allah," imbuhnya.
Dia mengakui mengemban amanat memang berat. "Tapi kemuliaan pemimpin yang memperoleh hidayah akan menjadikan masyarakat rusak makin jadi baik," imbuhnya.
Artikel Terkait
Pimpin Rapat Perdana, Bupati Warsubi Siap Wujudkan Jombang Sejahtera
Bupati Warsubi Bertemu Mensos Syaifullah Yusuf: Dorong Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Jombang
Resmikan PUSPITA, Bupati Warsubi Tegaskan Layanan Administrasi di RSUD Jombang Bebas Ribet