“Walau pun sanksi 6 bulan yang jatuh November 2025 itu baru jalan kurang lebih 3,5 bulan, bodo amat,” tulis akun itu lagi.
Kilas Balik Penonaktifan Ahmad Sahroni
Seperti yang diketahui, Ahmad Sahroni sempat disorot akibat pernyataannya pada pertengahan 2025 lalu.
Saat ditanya mengenai desakan pembubaran DPR, bendahara Partai Nasdem ini menilai hal tersebut sebagai sikap yang keliru.
Ia bahkan menyebut pandangan tentang pembubaran DPR sebagai mental orang tolol.
“Orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia,” ujar Sahroni dalam kunjungan kerjanya di Polda Sumut pada 22 Agustus 2025 lalu.
Pernyataan tersebut memantik emosi publik yang saat itu memprotes kenaikan tunjangan anggota DPR.
Menanggapi reaksi masyarakat, Partai Nasdem memutuskan untuk menonaktifkan Sahroni sebagai bendahara
Selain dinonaktifkan oleh partainya, Sahroni juga mendapatkan sanksi dari Mahkamah Dewan Kehormatan (MKD) DPR RI.
Ia dijatuhi sanksi dinonaktifkan sebagai anggota DPR RI selama 6 bulan per tanggal 5 November 2025.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Pendaki Asal Licin, Banyuwangi Hilang di Gunung Ijen, Diduga Terpisah dari Rombongan saat Turun dari Puncak
Pemancing yang Tersapu Ombak di Pantai Cangaan Jember Masih Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian di Darat dan Laut
Kronologi Ruang Server Masjid Istiqlal Jakarta Kebakaran saat Sholat Tarawih Berlangsung, 9 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Api, Begini Kondisinya
Tanggapan Istana Terkait Teror terhadap Ketua BEM UGM, Mensesneg Ingatkan soal Etika Penyampaian Kritik di Tengah Sorotan soal Kebebasan Berpendapat
Kepala BGN Klaim 60 Persen Pegawai SPPG Bisa Beli Motor Berkat Program MBG
Cari Pendaki yang Hilang di Gunung Ijen, Tim SAR Gabungan Sisir Jalur Pendakian dari Paltuding hingga Puncak
Dadan Hindayana Sebut MBG Saat Sahur Berpeluang Diterapkan di Pesantren, Netizen: Gak Mau Rugi Ya...