SketsaNusantara.id - Seorang pendaki asal Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dilaporkan hilang di Gunung Ijen pada Rabu malam, 18 Februari 2026.
Korban yang diketahui bernama Muhammad Dzikri Maulana (Lakis) ini diduga terpisah dari rombongan saat tiba di puncak Gunung Ijen.
Dilansir dari Instagram Kantor SAR Banyuwangi, insiden ini terjadi sekitar Rabu pagi, 18 Februari 2026 sekitar pukul 8.30 WIB.
Awal Mula Kejadian
Korban yang merupakan warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi melakukan pendakian bersama 4 rekannya pada Rabu dini hari, 18 Februari 2026 pukul 02.00 WIB.
Rombongan terbagi menjadi dua tim, salah satunya terdiri dari korban dan satu rekan serta pemandu wisata.
Kedua tim tersebut mendaki melalui jalur berbeda, di mana tim kedua yang terdiri dari 3 rekannya mengambil jalur troli belerang.
Para pendaki tersebut kemudian berhasil tiba di puncak, dan berkumpul kembali dalam perjalanan turun di pertigaan jalur menuju kawah dan sunrise point.
Dikutip dari akun Facebook Info Pesona Banyuwangi, korban terakhir kali terlihat pada saat istirahat. Ketika hendak melanjutkan perjalanan, korban sudah tidak ada di lokasi.
Rombongan pun kembali melanjutkan perjalanan dan tiba di Paltuding sekitar pukul 8.00 WIB.
Artikel Terkait
Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Wuluhan, Legislator Gerindra Jember Soroti Adanya Pendangkalan Sungai
10 Kecamatan di Jember Terendam Banjir Jadi Sorotan, DPC PDI Perjuangan Minta Pemerintah Daerah Fokus Amblil Langkah Preventif
Dapat Rapelan MBG Sepekan Awal Ramadhan, Ibu PAUD Unboxing Paket Berisi Roti hingga Ayam Ungkep
Uang Rp4 Juta Milik Nenek Penjual Nasi Uduk di Bekasi Digondol Pria Pura-Pura Jadi Pembeli
Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diduga Terima Teror Usai Kritik Program MBG, Soroti Dugaan Mesin Ekonomi Borjuis
Diduga Dipicu Sengketa Tanah Wakaf, Puluhan Warga Rusak Bangunan Dapur MBG di Lombok Timur