SketsaNusantara.id - Setiap tahun, masyarakat kita sering bertanya apa sebab umat muslim tidak bisa seragam dalam memulai puasa.
Demikian pula Ramadhan tahun 2026 kali ini, awal Ramadhan 1447 Hijriah juga berpotensi berbeda, yakni:
1. Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal.
2. Pemerintah dan NU berpotensi memulai pada Kamis, 19 Februari 2026 dan menunggysidang Isbath pada 17 Februari.
Lalu mengapa bisa berbeda? hal ini dijelaskan oleh pakar astronomi serta anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah, Thomas Jamaluddin.
Menurut Thomas, dinamika perbedaan penentuan awal puasa sudah terjadi sejak dulu namun perbedaan kali berbeda dari sebelum-sebelumnya.
Sebab perbedaan sebelum tahun 1990-an menurut Thomas karena perbedaan hisab dan rukyat sedangkan sejak 1990-an hisab dan rukyat bisa dipersatukan dengan kriteria Imkanur rukyat namun masih ada yang masih menghendaki wujudul hilal.
"Jadi tahun 1990-an sampai 2025 perbedaan terjadi karena satu, berdasarkan kriteria Imkanur rukyat khususnya 2 derajat kemudian berkembang menjadi 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat, sedangkan yang lain itu wujudul hilal" ungkap Thomas Jamaluddin dikutip dari kanal YouTube tvOneNews.
"Tahun ini sebab perbedaannya beda, itu karena hilal lokal dan hilal global yang tadi disebutkan ada KHGT (Kalender Hijriah Global Tunggal) ini beda dengan sebelumnya," imbuhnya.
Lebih jauh Thomas menjelaskan bahwa perbedaan mendasar dari sebelumnya Imkanur rukyat 3 derajat elongasi 6,4 derajat dan wujudul hilal seharusnya tidak ada perbedaan.
"Mestinya tidak ada perbedaan, tadi Pak Menteri (agama) sudah menyebutkan bahwa tanggal 17 saat magrib posisi bulan di Indonesia masih minus 2,4 sampai minus 0,9 sehingga jika memakai wujudul hilal mestinya bisa seragam tanggal 19 Februari," ungkap Thomas.
Namun karena perubahan dari lokal Indonesia menjadi global maka hal inilah yang kemudian menyebabkan perbedaan awal puasa.
Artikel Terkait
Masuk Bulan Ramadhan 2026, BGN Tegaskan MBG Bebas UPF dan Makanan Pedas demi Keamanan Gizi Penerima Manfaat
7 Poster Islami Tema Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Desain Menarik tuk Ungkapkan Marhaban ya Ramadhan!
Tak Ada Lagi Sweeping Rumah Makan, Gubernur Pramono Anung dan MUI DKI Jakarta Sepakat Tak Ada Razia Selama Ramadhan
Sidang Isbat Kapan? Berikut Jadwal Kemenag Pantau Hilal di Berbagai Titik Indonesia untuk Tentukan Awal Ramadhan
Beda Namun Miliki Makna Dalam, Warga Banjarnegoro Gelar Tradisi 'Basah-basahan' Ini Untuk Sambut Ramadhan