Najwa berharap agar aktivitas yang rutin dilakukan Abinya akan terus berlangsung dan berulang setiap harinya.
“Semoga pagi-pagi itu masih panjang. Semoga kursi itu selalu menunggu,” harapnya.
Bagi ibu dari Izzat Assegaf ini, usia Abi boleh berkurang, namun cahaya yang ditinggalkan tidak akan pernah redup.
“Karena ada yang tidak pernah ikut berkurang: cahaya yang Abi tinggalkan, di setiap halaman, dan di setiap hidup yang Abi sentuh,” tutupnya.
Quraish Shihab lahir di Rappang, Sulawesi Selatan, pada 16 Februari 1944. Beliau merupakan seorang ulama dan ahli tafsir yang terkemuka di Indonesia dan sudah menelurkan banyak karya.
Beliau menempuh Pendidikan hingga S3 (Doktor) di bidang ilmu Alquran di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.
Sepak terjangnya dalam dunia karya literasi tidak perlu diragukan lagi. Karya-karyanya yang terkenal antara lain adalah ‘Membumikan Alquran’ dan ‘Wawasan Alquran’.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Tsania Marwa Soal Kabar Hubungan Spesial Ghina Raihanah dan Izzat Assegaf, Siap Jadi Kakak Ipar Anak Najwa Shihab?
Kenang 40 Hari Wafatnya Ibrahim Sjarief Assegaf, Najwa Shihab Tulis Pesan Menyentuh: Entah Bagaimana Kami Masih di Sini..
Najwa Shihab Kritik Larangan Live TikTok yang Merekam Aksi Unjuk Rasa: Demo Itu Hak Warga, Kamera Publik Harusnya Jadi Cermin bagi Aparat
Najwa Shihab Diundang ke World Meeting on Human Fraternity di Roma, Akan Membahas tentang Berbagai Isu Terkini dan Jurnalisme
Hadiri World Meeting on Human Fraternity di Roma, Najwa Shihab: Lindungi Media Independen dari Cengkraman Politik...