SketsaNusantara.id - Jurnalis Najwa Shihab menghadiri World Meeting on Human Fraternity di Roma pada 12 dan 13 September 2025.
Pada pertemuan yang diadakan oleh Fondazione Fratelli Tutti dan beberapa organisasi pendukung tersebut dihadiri oleh beberapa partisipan dari seluruh dunia.
Dalam kesempatan itu, putri dari Quraish Shihab ini menyampaikan aspirasinya di depan forum terkait dengan profesinya sebagai jurnalisme.
Momen ini diabadikan di akun Instagram @matanajwa seperti dikutip oleh tim SketsaNusantara.id pada Sabtu, 13 September 2025.
“Indonesia, negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, dan negara mayoritas Muslim terbesar adalah rumah bagi 270 juta orang,” kata Najwa dikutip oleh tim redaksi.
Menurut Najwa, peran jurnalisme dalam sebuah negara merupakan jembatan bagi pemerintah dan aspirasi masyarakat.
“Persatuan dalam keberagamannya luar biasa, dan di mana jurnalisme bukanlah sesuatu yang abstrak, tetapi dibutuhkan untuk menyeimbangkan antara perbedaan dan dialog,” tuturnya.
Mantan istri Ibrahim Sjarief Assegaf ini juga menyinggung tentang banyaknya media yang keluar dari jalur yang seharusnya netral.
“Platform digital memperbesar amarah menyebarkan kebohongan dan meraup untung dari perpecahan,” lanjutnya.
Hoax dan ujaran kebencian seolah menjadi warna tersendiri dalam menyampaikan informasi di era digital ini.
“Teori konspirasi meracuni keluarga, disinformasi merusak pemilu, dan ujaran kebencian menyulut masyarakat dalam api,” imbuhnya.