Menilik dari akun Instagram pribadinya, ditemukan sejumlah komentar negatif yang menyebut narasi serupa.
"Ngebet banget pengen terkenal, mau nyari panggung ya. Udah ketahuan cara mainnya, kalo udah dikasih duit juga mingkem ini presma (presiden Mahasiswa) UGM," tulis warganet.
Komentar tersebut diunggah berulang hingga dianggap "buzzer" dengan bertujuan untuk menyerang isu atau tokoh tertentu demi membentuk opini publik.
Tak hanya itu, Tiyo juga mengaku dirinya diintai, bahkan beberapa kali memergoki ada sejumlah orang tak dikenal diam-diam memotret dirinya dari jauh sejak tanggal 9 hingga 11 Februari 2026.
"Ada yang menguntit dan memotret dari jauh, dua orang laki-laki dewasa. Tubuhnya tegap dan masih relatif muda, setelah memotret mereka bergegas pergi," ungkap Tiyo pada awak media, hari Jumat, 13 Februari 2026.
Dalam unggahan terbaru di akun Instagramnya, Tiyo menyebut hal ini sebagai "alarm kritik" dan suara rakyat seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman.
"ALARM KRITIK. Orang yang peduli pada bangsanya, apapun ekspresinya, tidak boleh dipandang sebagai ancaman. Indonesia itu milik semua, bukan hanya milik penguasa," tulisnya dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @tiyoardianto_ pada hari Kamis, 12 Februari 2026.
"Adalah hak kita untuk tegur "buruh outsourcing" yang kita pilih lima tahunan sebagai penyelenggara negara ketika kerjanya tidak beres," imbuhnya.
"Kritik harusnya jadi alarm yang membangunkan pemerintah dari tidur panjang, sayangnya, sebagaimana para pemalas, pemerintah lebih senang menghentikan alarm itu supaya bisa lanjut tidur lagi lalu bermimpi tentang Indonesia Emas 2045," tandasnya.
Baca Juga: Ramai Teror ke Influencer Usai Kritik Bencana Sumatera, Menteri HAM Tegaskan Negara Bukan Pelaku
Dukungan mengalir deras dari para pegiat media sosial seperti Jhon Sitorus hingga artis Melanie Subono.
Dalam unggahannya, Tiyo menyatakan bahwa dirinya bersama BEM UGM akan terus bersuara dan tak akan mundur meski mendapat teror.
"Saya dan BEM UGM tidak akan takut apalagi gentar. Selama terus lahir orang-orang waras di Republik ini, selama itulah penguasa yang zalim tidak akan hidup tenang," ucapnya.
Artikel Terkait
Ferry Irwandi Jadi Target Teror Digital di Tengah Memanasnya Aksi Demonstrasi, Tetap Teguh Suarakan Aspirasi Rakyat
Heboh Istri Purbaya Yudhi Sadewa Mendapat Teror Paket Misterius Berisi Darah Segar, Benarkah?
Sherly Annavita Alami Teror dari Lemparan Telur hingga Mobil Dicoret, Diduga Usai Kritisi Bencana di Sumatera
Benarkah DJ Donny Pernah Maju Sebagai Calon Anggota DPR RI? Inilah Sosok Influencer yang Kini Viral Pasca Kena Teror Bom Molotov dan Bangkai Ayam
Teror Melanda Aktivis Greenpeace dan Influencer Isu Banjir Aceh-Sumut, Pengamat: Ini Upaya Pembungkaman...
Gelombang Teror Influencer Pengkritik Bencana Sumatera, Mahfud MD Tegaskan Negara Wajib Beri Rasa Aman