Minggu, 19 Juli 2026

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Perdagangan Anak, 10 Orang Tersangka Diciduk, Salah Satunya Ibu Kandung

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 9 Februari 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi anak korban TPPO  (Pixabay Marjohorn)
Ilustrasi anak korban TPPO (Pixabay Marjohorn)

SketsaNusantara.id – Keberhasilan Polda Metro Jaya dalam mengungkap jaringan perdagangan manusia (human trafficking) baru-baru ini bermula dari sebuah titik terang yang menyedihkan.

Sebelumnya pada November 2025 yang lalu seorang anak berusia 4,5 tahun di Makassar jadi korban penculikan dan ditemukan seminggu kemudian di Jambi.

Setelah ditemukan dan dari penelusuran kepolisian, diketahui bahwa anak tersebut kini menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Baca Juga: Prabowo Hadiri Harlah 1 Abad NU, di Hadapan Puluhan Ribu Nahdliyin, Prabowo Bertekad Turunkan Biaya Haji

Pada akhirnya kasus hilangnya seorang bocah ini membuka tabir dugaan praktik perdagangan anak yang kini tengah didalami oleh aparat penegak hukum.

Perkembangan penyelidikan kemudian menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa kasus tersebut tidak berdiri sendiri melainkan berpotensi terkait jaringan yang lebih luas.

Menurut kepolisian kini pelaku berjumlah 10 orang yang sudah berstatus tersangka dan korban 4 anak hingga dijual 4 kali dan diduga kasus ini berkaitan dengan melibatkan jaringan internasional.

Baca Juga: Kapal Sound Horeg Tenggelam di Sidoarjo Jelang Ritual Nyadran, Muatan Ratusan Juta Nyaris Hilang

Mirisnya diantara 10 orang tersangka tersebut adalah ibu dari salah satu anak yang diperdagangkan tersebut.

Kepolisian mengungkap bahwa anak yang diperdagangkan tersebut mulai dari usia 3 bulan hingga 5 tahun yang dijual secara berantai dari satu pihak ke pihak lainnya mulai dari Jakarta Barat hingga ditemukan di pedalaman Jambi.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, seperti dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.

Baca Juga: Siapa Bapak Pers Nasional? Inilah Sosok Tirto Adhi Soerjo, Pahlawan Nasional Pendiri Koran Nasional Pertama Medan Prijaji

"Sedikit sulit karena ada upaya-upaya untuk mengganjal adanya pihak-pihak yang mencegah kepolisian mengamankan, menyelamatkan anak ini," ungkapnya.

"Pihak kepolisian saat ini menyelidiki apakah ada kaitan-kaitan tentang sindikat ini karena ada dibeberapa wilayah, ada Sulawesi Selatan, anak-anak ini dijual ditempatkan di satu wilayah pedalaman untuk diberdayakan sebagai apa," tegasnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X