SketsaNusantara.id – Keberhasilan Polda Metro Jaya dalam mengungkap jaringan perdagangan manusia (human trafficking) baru-baru ini bermula dari sebuah titik terang yang menyedihkan.
Sebelumnya pada November 2025 yang lalu seorang anak berusia 4,5 tahun di Makassar jadi korban penculikan dan ditemukan seminggu kemudian di Jambi.
Setelah ditemukan dan dari penelusuran kepolisian, diketahui bahwa anak tersebut kini menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Pada akhirnya kasus hilangnya seorang bocah ini membuka tabir dugaan praktik perdagangan anak yang kini tengah didalami oleh aparat penegak hukum.
Perkembangan penyelidikan kemudian menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa kasus tersebut tidak berdiri sendiri melainkan berpotensi terkait jaringan yang lebih luas.
Menurut kepolisian kini pelaku berjumlah 10 orang yang sudah berstatus tersangka dan korban 4 anak hingga dijual 4 kali dan diduga kasus ini berkaitan dengan melibatkan jaringan internasional.
Baca Juga: Kapal Sound Horeg Tenggelam di Sidoarjo Jelang Ritual Nyadran, Muatan Ratusan Juta Nyaris Hilang
Mirisnya diantara 10 orang tersangka tersebut adalah ibu dari salah satu anak yang diperdagangkan tersebut.
Kepolisian mengungkap bahwa anak yang diperdagangkan tersebut mulai dari usia 3 bulan hingga 5 tahun yang dijual secara berantai dari satu pihak ke pihak lainnya mulai dari Jakarta Barat hingga ditemukan di pedalaman Jambi.
Hal itu dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, seperti dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
"Sedikit sulit karena ada upaya-upaya untuk mengganjal adanya pihak-pihak yang mencegah kepolisian mengamankan, menyelamatkan anak ini," ungkapnya.
"Pihak kepolisian saat ini menyelidiki apakah ada kaitan-kaitan tentang sindikat ini karena ada dibeberapa wilayah, ada Sulawesi Selatan, anak-anak ini dijual ditempatkan di satu wilayah pedalaman untuk diberdayakan sebagai apa," tegasnya.
Artikel Terkait
Kelebihan Muatan, Perahu Pengangkut Sound Horeg untuk Tradisi Nyadran di Sidoarjo Tenggelam di Sungai
Hampir Setahun Tanpa Kejelasan, Pelapor Tagih Kepastian KPK atas Kasus Dugaan Korupsi Wasbang DPRD Jatim
Hadiri Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Malang, Presiden Prabowo Umumkan Kampung Haji Indonesia di Mekkah: Pertama dalam Sejarah
5 Fakta Calon Gedung Baru MUI Setinggi 40 Lantai, Bekas Gedung Kedubes Inggris hingga Statusnya Sebagai Cagar Budaya
Uang Pribadi Hilang, Guru SD di Jember Geledah 6 Siswa, Berujung Bakal Dilaporkan ke Dinas Pendidikan, Ternyata Karena...