SketsaNusantara.id - Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang berujung pada aksi kekerasan menggegerkan warga Desa Clapar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Seorang sopir angkutan MBG (Makan Bergizi Gratis) diduga mengemudi kendaraan secara ugal-ugalan hingga menabrak pagar SD Negeri Clapar.
Tak hanya itu, usai menabrak, sopir juga mengamuk dan menyerang warga yang berusaha memberikan pertolongan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, di depan SD Negeri Clapar, tak jauh dari balai desa setempat.
Kejadian ini menjadi sorotan setelah rekaman video berdurasi sekitar satu menit beredar luas di media sosial.
Dalam unggahan akun X @B3doel yang dikutip SketsaNusantara.id, disebutkan bahwa sopir angkutan MBG tersebut datang dari arah Wonotirto dengan kondisi kendaraan yang sudah terlihat tidak stabil.
Menurut keterangan sejumlah saksi mata, mobil angkutan tersebut melaju dengan kecepatan tidak wajar dan sempat oleng beberapa kali sebelum akhirnya kehilangan kendali.
“Sebelum kejadian, mobil dari arah Wonotirto sudah terlihat jalannya tidak stabil,” ujar seorang warga di sekitar lokasi kejadian.
Sesampainya di depan Balai Desa Clapar, kendaraan tersebut tiba-tiba oleng ke sisi jalan dan menghantam pagar SD Negeri Clapar dengan keras.
Artikel Terkait
Tragedi Bocah SD di Ngada NTT Jadi Alarm Keras, Akademisi Unair Soroti Minimnya Perhatian pada Kesehatan Mental Anak
Sandiaga Uno Melakukan Perjalanan Bisnis ke Italia, Singgung Soal Kepemimpinan, Lapangan Kerja, dan Pertumbuhan Usaha Kecil
Relawan PMI Jember Turun ke Pantai Watu Ulo, Dukung Gerakan Cinta Pantai Bersih demi Wisata Berkelanjutan
Berapa Usia Benny Indra Ardhianto? Inilah Profil Wakil Bupati Klaten yang Dikabarkan Meninggal Dunia, Rekam Jejak hingga Kekayaannya Ikut Jadi Sorotan
5 Isi Surat BEM UGM ke UNICEF: Soroti Tragedi Bocah NTT sebagai Kegagalan Sistem, Kritik Kebijakan Pemerintah hingga Sindiran Pedas ke Presiden
Promedia Group Raih Penghargaan Kolaborator Ketahanan Pangan dalam Puncak Perayaan 6 Tahun Panen News di Panen Fest 2026
Tanah Bergerak di Tegal Bikin Rumah Retak dan SMA Roboh, Ribuan Warga Mengungsi, Gubernur Jateng Janji Relokasi Gratis