SketsaNusantara.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap tragedi siswa sekolah dasar (SD) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga dipicu karena ketidakmampuan membeli alat tulis.
Melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prabowo menyampaikan duka cita mendalam sekaligus instruksi tegas kepada jajaran kabinet.
"Berkenaan dengan terjadinya menimpa adik kita di NTT tepatnya di Ngada kami tentunya mewakili pemerintah menyampaikan keprihatinan mendalam," ungkap Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Mensesneg dalam keterangan resminya menyatakan bahwa Presiden telah menerima laporan lengkap mengenai peristiwa memilukan tersebut dan menyampaikan duka mendalam.
"Kami sudah berkoordinasi dengan jajaran terkait karena bagi kami, bagi kita semua ini adalah kejadian yang seharusnya tidak boleh terjadi," tegasnya lagi.
"Bapak presiden menaruh atensi dan melalui kami beliau menyuruh berkoordinasi supaya ke depan hal-hal semacam ini dapat kita antisipasi," ungkapnya.
Menurut Prasetyo Hadi, dengan tragedi ini maka selayaknya pemerintah dan seluruh masyarakat lebih meningkatkan kepedulian sosial diantara dari semua level.
Untuk itu Mensesneg menegaskan pemerintah sedang berkoordinasi melalui menteri dalam negeri dan menteri sosial untuk lebih melakukan penanganan agar masalah seperti ini tak terulang kembali.
Sedangkan terkait penyebab sebenarnya aksi mengakhiri hidup seorang anak di Ngada ini, Prasetyo Hadi menegaskan saat ini masih ditangani oleh kepolisian dan masih menunggu hasil investigasi.
Sedangkan terkait dugaan bahwa tragedi ini dinilai sebagai akibat dari kemiskinan ekstrim, Prasetyo kembali menegaskan bahwa pemerintah saat ini sedang bekerja keras memperbaiki.
Artikel Terkait
Kecelakaan Maut di Bandung, Pemotor Wanita Terlindas Truk Kontainer saat Pulang Kerja
Polisi Kediri Lakukan Terapi Energi Alam Gratis Tanpa Sentuhan, Aksi Aiptu Ony Kristiyan Ramai Dibicarakan Publik
Bedah Dokumen Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi, Peralihan IUP di Era Azwar Anas Jadi Perhatian Pegiat Anti Korupsi
Beri Kenyamanan Penumpang, Bandara Notohadinegoro Sediakan Angkutan Bus Gratis Menuju Jember Kota
Rumah Dua Lansia di Jember Terbakar Akibat Korsleting Listrik