SketsaNusantara.id – 16 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam, Menteri Agama dan kyai-kyai sepuh pesantren bertemu Presiden Prabowo pada Selasa, 3 Februari 2026.
Salah satu yang dibahas para tokoh Ormas dengan Prabowo pada pertemuan tersebut adalah tentang keanggotaan Indonesia di Board of Peace yang memunculkan perdebatan.
Setelah pertemuan dengan Prabowo, para tokoh Ormas menyatakan dukungan kolektif terhadap gagasan Presiden Prabowo Subianto mengenai pembentukan atau penguatan peran Board of Peace.
Baca Juga: Presiden Prabowo Dorong Garuda dan Industri Nasional Adaptif terhadap Teknologi Penerbangan Global
Pernyataan ini disampaikan usai pertemuan strategis yang membahas posisi Indonesia dalam merespons ketegangan geopolitik global, termasuk situasi di Timur Tengah.
Dalam pernyataannya, Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan bahwa mereka sudah mendapatkan penjelasan ekstensif dari presiden.
Ini terkait pertimbangan-pertimbangan realistis yang harus dibuat tentang keadaan sekarang dan peluang yang ada agar Indonesia bisa secara lebih konkret, lebih progresif dan mengejar hasil nyata menolong Palestina dengan berpartisipasi di Board of Peace.
"Kami memahami semua penjelasan pak presiden, dengan menitipkan pesan agar tidak mudah terbawa arus yang justru nanti merugikan rakyat Palestina," ungkap Gus Yahya dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
"Presiden menyatakan bahwa nanti semua akan dilakukan dengan kewaspadaan dan prinsip yang sama sekali tak bisa ditawar untuk menjaga dan membantu rakyat Palestina terutama di Gaza dan di tepi barat" tegas Gus Yahya.
Lebih jauh ia menjelaskan bahwa Ormas Islam memandang Presiden Prabowo memiliki keberanian diplomatik untuk memposisikan Indonesia bukan sekadar penonton, melainkan inisiator melalui Board of Peace.
Baca Juga: Presiden Prabowo di Rakornas 2024, Waspada Ancaman Perang Dunia 3 dan Pentingnya Ketahanan Nasional
Dimana dewan ini diharapkan tidak hanya fokus pada meja perundingan, tetapi juga pada aksi nyata seperti pengiriman bantuan medis, tenaga pendidik, dan misi perdamaian ke wilayah konflik.
Artikel Terkait
Dirjen GTK Sebut di Bawah Kepemimpinan Prabowo, 1,4 Juta Guru ASN Telah Tersertifikasi, Kesejahteraan Guru Meningkat?
Ramai Isu Reshuffle, Keponakan Prabowo, Budi Dijwandono Diisukan Merapat ke Kabinet, Gantikan Menlu Sugiono?
Profil Budi Dijwandono, Keponakan Prabowo yang Diisukan Bakal Jadi Menteri Luar Negeri Gantikan Sugiono, Lulusan Mana?
Daftar 16 Anggota DEN yang Dilantik Prabowo Subianto, Ada Menteri hingga Akademisi, Bahlil Jadi Ketua Harian?
LHKPN Disorot, Segini Kekayaan Thomas Djiwandono yang Kini Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Isi Garasi Keponakan Prabowo Bikin Melongo