Sabtu, 18 Juli 2026

Belajar Hadapi Bencana sejak Dini, Siswa SMPN 3 Jember Dibekali Mitigasi dalam Program Duta Siaga Bencana

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 3 Februari 2026 | 14:08 WIB
18 siswa perwakilan tiap kelas dari SMPN 3 Jember mengikuti workshop pembekalan Duta Siaga Bencana yang digelar di Aula PMI Kabupaten Jember pada Selasa, 3 Februari 2026. (Dok. PMI Jember)
18 siswa perwakilan tiap kelas dari SMPN 3 Jember mengikuti workshop pembekalan Duta Siaga Bencana yang digelar di Aula PMI Kabupaten Jember pada Selasa, 3 Februari 2026. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Kesiapsiagaan menghadapi bencana mulai dikenalkan kepada pelajar sejak dini.

Upaya ini dilakukan melalui pembekalan khusus bagi calon Duta Siaga Bencana. Program tersebut digelar untuk membangun pemahaman mitigasi secara terstruktur.

Sebanyak 18 siswa perwakilan dari setiap kelas SMPN 3 Jember mengikuti kegiatan pembekalan.

Baca Juga: Semangat Kemanusiaan Warga Sumberbaru, PMI Kecamatan Hasilkan 41 Kantong Darah untuk UDD PMI Jember

Workshop berlangsung di Aula PMI Kabupaten Jember pada Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan kebencanaan di lingkungan sekolah.

Rombongan siswa disambut oleh Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Evian Efendi.

Dalam pembekalan, para peserta diarahkan memahami risiko bencana yang berpotensi terjadi. Pengetahuan dasar dianggap penting untuk mengurangi dampak yang mungkin muncul.

Baca Juga: Ambulan Jenazah PMI Jember Antar Jenazah Dosen UIN KHAS ke Lumajang, Wujud Pelayanan Kemanusiaan untuk Dunia Pendidikan

Kabid Pelayanan PMI Kabupaten Jember, Elvana Kusdijanto, menyampaikan materi utama mitigasi bencana. Ia menjelaskan bahwa manusia tidak dapat mengendalikan peristiwa alam. Namun, dampak yang ditimbulkan masih dapat diminimalkan.

“Bencana itu tidak dapat diprediksi. Siapa yang bisa membatasi hujan? Tidak ada. Namun, yang bisa kita lakukan adalah upaya pencegahan dan mengurangi risiko dampaknya,” ujar Elvana.

Dalam sesi lanjutan, peserta diberikan contoh langkah mitigasi yang dapat dilakukan. Salah satunya berkaitan dengan ancaman tsunami. Jarak dari sumber bahaya disebut sebagai faktor penting keselamatan.

“Semakin jauh kita dari pantai saat ada peringatan tsunami, maka akan semakin aman,” tambahnya.

Workshop ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menuju SPAB Youth Fest 2026. Program tersebut digelar oleh SMPN 3 Jember sebagai penguatan satuan pendidikan aman bencana. Pembekalan duta menjadi tahapan awal pelaksanaan kegiatan.

Koordinator SPAB SMPN 3 Jember, Chrissanti Anggraeni, menjelaskan proses seleksi peserta. Dari seluruh peserta, dipilih 10 finalis terbaik. Mereka ditetapkan sebagai Youth Ambassador SMPN 3 Jember.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X