Para finalis akan mengikuti tahapan lanjutan berupa penyampaian orasi. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada puncak acara 14 Februari 2026. Orasi menjadi media penyampaian pesan kesiapsiagaan bencana.
Chrissanti menyampaikan bahwa materi pembekalan berasal dari berbagai perspektif. Pengetahuan diberikan dari sudut pandang PMI dan BPBD Jember. Tujuannya agar siswa memiliki pemahaman yang menyeluruh.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu menyebarkan budaya siaga bencana. Lingkungan sekolah menjadi ruang awal penyebaran informasi mitigasi. Program ini dirancang untuk membangun kesiapsiagaan secara berkelanjutan di kalangan pelajar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Aksi Donor Darah di SMA Negeri 1 Tanggul Hasilkan 25 Kantong, Pendonor Pemula PMR Ikut Perkuat Stok PMI Jember
Warga Wuluhan Jember Antusias Donor Darah PMI, Apresiasi Minyak Goreng dan Kalender Tambah Semangat
Luapan Sungai Kepung Jember Rabu Sore, Puluhan Rumah Terendam, PMI Bergerak Lakukan Penanganan Awal
Aksi Kemanusiaan Warga Sumberjambe, Donor Darah PMI Hasilkan 37 Kantong untuk Perkuat Stok Darah Jember
PMI Jember Inovasi Donor Darah Lewat Program Suvenir Beras, Pendonor Pemula Meningkat Signifikan