Kamis, 4 Juni 2026

Viral Menu Makan Bergizi Gratis Tak Layak di Jember, Pemkab Langsung Sidak dan Evaluasi SPPG Sriwijaya

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:15 WIB
Akhmad Helmi Luqman sidak SPPG Sriwijaya  (YouTube KJTV Jember  Official )
Akhmad Helmi Luqman sidak SPPG Sriwijaya (YouTube KJTV Jember Official )

SketsaNusantara.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi siswa di Jember mendadak jadi sorotan negatif. 

Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan unggahan foto dan video yang memperlihatkan porsi makan siswa yang dianggap jauh dari kata layak.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak tinggal diam.

Baca Juga: Wakil Kepala BGN Tegaskan Tidak Ada Larangan Bagi Siapapun Unggah Menu MBG ke Media Sosial, Ini Alasannya

Tim Satgas MBG langsung bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Sriwijaya di Kecamatan Sumbersari pada Jumat, 30 Januari 2026.

Sidak ini dipimpin oleh pejabat sekretaris daerah Jember, Akhmad Helmi Luqman atas instruksi langsung Bupati Jember Muhammad Fawaid.

Inspeksi mendadak ini dilakukan demi menindaklanjuti sebuah unggahan yang viral terkait menu MBG untuk siswa.

Baca Juga: 5 Fakta Insiden Keracunan Makanan di SMAN 2 Kudus hingga Puluhan Siswa Dirawat, Diduga karena Soto Ayam pada Menu MBG

Langkah ini diambil Pemkab Jember guna memastikan program MBG dilaksanakan dengan standard dan aturan yang berlaku.

Inspeksi mendadak ini diawali oleh unggahan orang tua siswa, seperti dikutip dari kanal YouTube KJTV Jember Official, dimana orang tua kecewa saat melihat menu yang diterima anak-anak yang dinilai tak layak.

Akhmad Helmi Luqman, yang memimpin sidak menyatakan bahwa ada kendala teknis dalam operasional di SPPG Sriwijaya.

"Kami menemukan adanya miskomunikasi di internal dapur, mulai dari koordinasi kepala dapur, ahli gizi hingga relawan. Hal ini menyebabkan ketidaksiapan dalam menyajikan porsi yang sesuai standar gizi yang telah ditetapkan," ujar Helmi.

Pihak pengelola berdalih bahwa hilangnya komponen buah pada hari tersebut telah diganti dengan susu segar dan berdalih akan diganti esok harinya namun keburu viral.

Meski berdalih demikian, Pemkab menegaskan bahwa pergantian menu tidak boleh mengurangi nilai gizi dan kualitas rasa.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube KJTV Jember Official

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X