Minggu, 19 Juli 2026

Botol Tupperware Tertinggal di Kereta Sri Tanjung Viral, Berakhir Hilang dan Jadi Pelajaran Publik!

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Kamis, 29 Januari 2026 | 15:30 WIB
Ilustrasi botol minum Tupperware berwarna oranye yang tertinggal di Kereta Sri Tanjung. (X/hanaliisa)
Ilustrasi botol minum Tupperware berwarna oranye yang tertinggal di Kereta Sri Tanjung. (X/hanaliisa)

SketsaNusantara.id - Kehilangan barang pribadi di transportasi umum kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah unggahan di media sosial X (sebelumnya Twitter) viral pada akhir Januari 2026.

Seorang pengguna akun X bernama hana (@hanalilisa) menceritakan pengalamannya kehilangan botol minum Tupperware di Kereta Api Sri Tanjung.

Unggahan tersebut dengan cepat menyedot perhatian warganet karena narasi yang jujur, emosional, dan berakhir dengan refleksi diri dari pemilik barang.

Baca Juga: Kasus Es Gabus Viral Sampai ke Malaysia, Aisar Khaled Datangi Sudrajat Berikan Bantuan Uang Tunai dan Umroh

Peristiwa ini bermula pada Sabtu, 27 Januari 2026, ketika hana menyadari botol minumnya tertinggal di dalam kereta.

Dalam unggahan awalnya, ia menuliskan permintaan bantuan kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Permisi min @KAI121 botol minumku tertinggal di kereta Sri Tanjung hari ini. Aku naik dari stasiun Walikukun dan berhenti di stasiun Jember,” tulis hana.

Baca Juga: Baru Bangkit dari Banjir, Pabrik Sandal PT Garuda Mas Perkasa di Medan Ludes Terbakar, Ratusan Karyawan Terancam Tak Punya Pekerjaan

Ia juga menjelaskan secara detail ciri barang yang tertinggal agar mudah dikenali.

“Botol merek Tupperware, warna oren, terletak di gerbong 7 nomor 23D (di tempat wadah minum). Ini menghubungi siapa ya untuk mengambilnya?” tulisnya menggambarkan kebingungannya.

Unggahan tersebut disertai foto botol minum berwarna oranye yang tampak masih dalam kondisi baik.

Baca Juga: Hati-hati Sindikat Gendam Oleh WNA, Kuras Toko Emas di Surabaya Hingga Rugi Ratusan Juta, Pelaku dari Pakistan dan Yordania

Respons warganet pun berdatangan, mulai dari membantu me-retweet agar sampai ke pihak terkait, hingga memberikan saran prosedur pelaporan barang hilang di kereta api.

Namun, beberapa jam kemudian, unggahan lanjutan dari hana justru bernada panik dan emosional. Ia mengungkapkan kekhawatirannya jika botol tersebut tidak ditemukan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X