Minggu, 19 Juli 2026

Viral! Aparat TNI dan Polisi Tuduh Kakek Penjual Es Kue Jadul Gunakan Bahan 'Spons Cuci', POLSEK Turun Tangan Ungkap Fakta

Photo Author
Rina Anggriani, Sketsa Nusantara
- Selasa, 27 Januari 2026 | 13:29 WIB
Es kue jadul spons dagangan kakek yang dituduh menggunakan bahan berbaya disita oleh aparat TNI dan polisi   (TikTok/@liaered)
Es kue jadul spons dagangan kakek yang dituduh menggunakan bahan berbaya disita oleh aparat TNI dan polisi (TikTok/@liaered)
 

SketsaNusantara.id - Viral disebuah media sosial aparat TNI dan polisi menuduh kakek penjual es kue jadul menggunakan bahan spons cuci piring.

Dalam video tersebut sang kakek terlihat sedang diintimidasi oleh 2 orang, yakni aparat TNI dan polisi, serta beberapa warga sekitar juga turut dalam hal itu.

Sang kakek hanya terdiam membisu saat es kue jadul yang dijualnya dituduh menggunakan bahan berbahaya.

Baca Juga: Gagal Beraksi di Sore Hari, Pencuri Mobil di Purwakarta Diamankan Warga Usai Dicurigai Gerak-Geriknya

"Nah sekarang ada yang menyamarkan, intinya ini tidak boleh dimakan, karena tadi kita coba kok rasanya beda, ternyata bahannya ini dari spons, " tutur aparat polisi pada unggahan video TikTok @_kang_koment_.

Salah satu aparat TNI yang masih mengenakan baju loreng bahkan membentak sang kakek penjual es tersebut.

"Kamu tau ini dari spons? Terus kenapa kamu jual, " tanya sang aparat TNI pada kakek dengan nada tinggi.

Baca Juga: Sektor Infrastruktur Jadi Sorotan, DPRD Jember Dukung Optimalisasi Kanal Wadul Gus E

Sang kakek penjual es kue jadul spons ini menjawab dengan takut, bahwa jika tidak berjualan ini anak dan istrinya tidak bisa makan, karena menjual es kue jadul memang sudah menjadi mata pencaharian utama sang kakek sejak dulu.

Bahkan dalam unggahan tersebut, sang aparat memperlihatkan salah satu es kue jadul spon yang kemudian diremas hingga mengeluarkan air bak spons cuci piring.

Tak hanya itu, aparat polisi itu juga berusaha untuk membakar es kue jadul yang katanya berasal dari spons make up, dan saat dibakar meleleh.

Baca Juga: Jejak Yasid Ahmad Firdaus Belum Terungkap di Lereng Lawu, Pencarian Pendaki Bukit Mongkrang Harus Diperpanjang Tiga Hari

"Nah ini dibakar meleleh ini dia, dari spons bedak, " tutur aparat polisi tersebut.

Rupanya hal ini bermula saat sang kakek berjualan dengan membawa tas, kemudian bertemu dengan kedua aparat ini, dan kakek penjual mengeluh lapar karena masih belum makan.

Kemudian kedua aparat berniat ingin membeli jualan sang kakek. Namun ironisnya justru hal tersebut menjadi sebuah petaka bagi kakek penjual es.

Bagaimana tidak, barang dagangannya yang harusnya dijual agar mendapat uang justru disita lantaran diduga mengandung bahan dari spons.

Padahal kakek penjual es kue jadul juga sudah menyebutkan bahwa bahan yang digunakan bukan spons tapi dari tepung hunkue.

Unggahan tersebut tentu membuat netizen geram dan banyak yang bersimpati pada kakek penjual es, bahkan menghujat kedua aparat tersebut.

Saat ini unggahan video tuduhan kakek penjual es pada 27 Januari 2026, sudah memiliki 20 ribu suka, 1.500 komentar, dan dan dibagikan sebanyak 2.100 kali.

"Namanya juga es gabus aduh, kalo udah gak beku teksturnya kayak spons," tulis @yulianingsih.

"Yang baju coklat pengen naik pangkat, yang baju loreng gak punya kerjaan makanya nuduh orang sembarangan," papar akun @ifyouyouknow.

Akun @muhammad.namaku juga menambahkan "orang berdua harus ganti rugi gak sih? kasian mental bapaknya udah dibentak, diperlakukan kayak gitu divideo lagi," tulisnya.

"aduh maleslah harus cari dulu busanya juga, spons mahal pak gak bisa kita jual 2000," terang akun @afatar.

"iya weh, emangnya gak lebih ribet yaa kalo buat dari spons, nyari sponsnya lagi, halusin lagi, harganya juga lebih mahal dari tepung hunkue," imbuh akun @azzhra.

Tentu tuduhan tersebut juga membuat resah warga Kemayoran dan media sosial, sehingga POLSEK Kemayoran melakukan penyidikan terkait kasus tersebut.

Tak berhenti pada penyidikan, pihak Polsek juga melakukan uji makanan yang dijual oleh kakek.

Setelah diuji di Laboratorium Forensik Mabes Polri guna mengetahui kebenarannya, terbukti es tersebut 100 persen aman dan layak dikonsumsi. Sehingga tuduhan yang diberikan oleh aparat polisi dan TNI pada unggahan sosial media tidak benar adanya, dilansir SketsaNusantara.id dari akun TikTok @sospol.indo.

Upaya selanjutnya yang dilakukan oleh pihak Polsek yakni berusaha mengembalikan nama baik kakek penjual es, dan mengganti barang dagangan yang telah disita sebelumnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X