Minggu, 19 Juli 2026

Bukan Cuma Tulungagung! Langit Kediri Kini Dipenuhi Burung ‘Tamu Jauh' dari Rusia dan China, BKSDA Beri Himbauan

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:30 WIB

SketsaNusantara.id – Pemandangan berbeda terlihat di bentang persawahan Jawa Timur bagian selatan awal tahun 2026 ini. 

Ada ribuan 'tamu jauh' yang menghiasi langit wilayah Tulungagung dan kini juga Kediri.

Tamu jauh tersebut adalah segerombolan burung migran asal Rusia dan China terpantau memenuhi wilayah Kediri dan Tulungagung.

Baca Juga: Banjir Datang Seminggu 2 Kali, Warga Harapan Indah Bekasi Mengadu ke Dedi Mulyadi

Dikutip dari laman oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, fenomena migrasi burung dari Rusia dan China menjadikan kawasan ini sebagai titik singgah (stopover) krusial dalam jalur migrasi Asia Timur-Australasia.

Fenomena ini membuktikan bahwa koridor hijau di wilayah Tulungagung dan Kediri masih memiliki daya tarik ekologis yang kuat bagi satwa lintas negara.

Jika sebelumnya perhatian hanya tertuju pada wilayah Tulungagung, khususnya di sekitar Pantai Cengkrong dan persawahan pesisir, laporan terbaru dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menunjukkan lonjakan populasi di Kediri.

Baca Juga: Banjir Bandang Sudah Berlalu, Namun Dusun Sarah Raja Aceh Utara Masih Terputus Akses dan Butuh Bantuan Dasar

Lokasi seperti persawahan terbuka di pinggiran kota Kediri dan lahan basah di sepanjang bantaran Sungai Brantas menjadi titik favorit burung-burung ini untuk memulihkan energi sebelum melanjutkan perjalanan ke selatan (Australia).

Jika sebelumnya teridentifikasi ada 7 spesies di Tulungagung, kini di Kediri ditemukan 5 spesies.

Beberapa spesies ikonik yang telah teridentifikasi oleh para pengamat burung (birdwatchers) di lokasi meliputi:

Baca Juga: SBY Cemas Dunia Hadapi Krisis Global, Pola Konflik Dinilai Serupa Menjelang Perang Dunia Sebelumnya

• Terik Asia (Glareola maldivarum): Burung dengan gaya terbang akrobatik ini sering terlihat dalam koloni besar di atas lahan sawah yang baru dibajak.

• Kicuit Kerbau (Motacilla tschutschensis): Si mungil yang lincah, sering terlihat "menari" di punggung kerbau atau traktor petani.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: BKSDA Jatim

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X