• Trinil Semak (Tringa glareola): Pengembara tangguh asal Siberia yang mencari makan di lumpur-lumpur sawah.
Lalu mengapa mereka memilih Jawa Timur? rupanya migrasi ini dipicu oleh musim dingin ekstrem di belahan bumi utara.
Saat sumber makanan membeku, burung-burung ini terbang ribuan kilometer mencari wilayah tropis.
Sedangkan Kediri dan Tulungagung dipilih karena beberapa faktor seperti ketersediaan pangan berupa serangga dan biota air di persawahan serta, kondisi geografis serta kelembaban yang pas.
Rupanya burung-burung migran ini adalah sahabat petani, mereka bisa berperan sebagai pestisida alami dengan memakan ribuan serangga hama setiap harinya selama mereka menetap di sini.
Untuk itu BKSDA menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan perburuan, selain karena banyak dari spesies ini dilindungi oleh regulasi internasional dan UU No. 5 Tahun 1990, keberadaan mereka adalah indikator bahwa lingkungan kita masih sehat.
Sehingga jika burung-burung ini berhenti datang, itu adalah alarm bahwa ekosistem kita sedang dalam bahaya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Hadir di Forum World Economic Forum 2026 di Swiss, Presiden Prabowo Perkenalkan dan Banggakan Danantara
Seluruh Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan! Tim SAR Ungkap Kondisi Medan Gunung Bulusaraung saat Proses Evakuasi
Perkuat Birokrasi, Bupati Jember Gus Fawait Lantik 190 Pejabat: Berikan Pelayanan Prima ke Masyarakat
IFG Fokus Perkuat Good Corporate Governance untuk Menjamin Layanan Nasabah dan Keberlanjutan Industri Asuransi
Satpol PP Razia ASN Nongkrong di Warkop saat Jam Kerja, Video Kocar-kacir di Banda Aceh Viral