SketsaNusantara.id - Sebuah video yang beredar luas di media sosial memantik keprihatinan publik setelah memperlihatkan tindakan kekerasan terhadap satwa liar yang dilindungi.
Video tersebut menunjukkan seekor burung hantu ditembak mati oleh sejumlah warga dengan alasan dianggap mengganggu waktu tidur mereka.
Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan kecaman, tetapi juga mendorong aparat kepolisian untuk turun tangan melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Jaga Ketersediaan Darah Jelang Ramadhan, PMI Jember Apresiasi Pendonor dengan Minyak Goreng
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @bushcoo, disebutkan bahwa sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi kejam sejumlah warga yang menembak mati seekor burung hantu karena dianggap mengganggu waktu tidur mereka.
Dalam narasi yang disampaikan, video tersebut merekam situasi ketika dua pria terlihat memegang burung hantu, sebelum salah satu dari mereka menembakkan senjata tepat di bagian kepala satwa tersebut.
Lebih jauh dijelaskan bahwa sementara seorang wanita merekam kejadian itu sambil mengeluarkan suara burung tersebut.
Rekaman ini memperlihatkan betapa peristiwa tersebut dilakukan secara terbuka tanpa rasa takut akan konsekuensi hukum, sekaligus memperlihatkan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya perlindungan satwa liar.
Burung hantu yang dibunuh tersebut diketahui merupakan jenis Tyto alba, spesies yang berstatus satwa dilindungi di Indonesia.
“Burung hantu yang dibunuh diketahui merupakan jenis Tyto alba, satwa yang dilindungi di Indonesia,” tulis akun @bushcoo.
Baca Juga: BRI Perluas Pemberdayaan UMKM Lewat KUR, Pelaku Usaha Kabanjahe Bangkit dari Modal Terbatas
Status perlindungan ini berarti bahwa segala bentuk perburuan, penyiksaan, apalagi pembunuhan terhadap spesies tersebut merupakan pelanggaran hukum.
Secara ekologis, burung hantu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya sebagai predator alami hewan pengerat seperti tikus.
Artikel Terkait
Diduga Black Box Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan, Penyebab Jatuhnya Akan Segera Terungkap?
Mengenal Black Box: Saksi Bisu yang Akan Menjawab Misteri Jatuhnya Pesawat ATR 42 500 di Gunung Bulusaraung
Fakta Mengejutkan Terungkap dari Sekolah Rakyat, Hampir Seluruh Siswa Tak Pernah Sikat Gigi sejak Kecil
Fakta di Balik OTT Sudewo, KPK Ungkap Hambatan Awal Membongkar Dugaan Pemerasan di Pati
BPBD Jember Bergerak Cepat Evakuasi Mobil Operasional yang Terperosok Akibat Longsor