Dengan sistem yang disiapkan pemerintah, peserta didik diarahkan untuk mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan.
“Sekolah rakyat ini harapannya menjadi ‘penyapu ranjau’ untuk anak-anak Indonesia agar mereka bisa setara dengan saudara-saudaranya yang lain, atau dari keluarga yang mampu,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Rico juga mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat akan menerapkan konsep pendidikan berasrama.
Para siswa akan tinggal dan beraktivitas di lingkungan sekolah dalam jangka waktu penuh.
Melalui sistem tersebut, peserta didik tidak hanya memperoleh pendidikan formal. Sekolah juga memiliki peran dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai sosial sejak dini.
Anak-anak akan mengikuti kegiatan belajar formal selama jam sekolah reguler. Di luar itu, sekolah akan mengisi waktu dengan pembinaan karakter dan aktivitas pendukung lainnya.
Kemensos menilai pendekatan ini penting untuk menciptakan generasi yang mandiri dan berdaya saing.
Dengan pembinaan berkelanjutan, siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakatnya.
Rico menegaskan bahwa tujuan akhir dari Sekolah Rakyat adalah memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Upaya tersebut dimulai dari memperkuat kapasitas anak-anak melalui pendidikan yang terintegrasi.
Forum bersama Jaringan Pemred Promedia ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan media.
Diskusi tersebut diharapkan mampu memperluas pemahaman publik mengenai arah kebijakan pendidikan sosial yang tengah disiapkan pemerintah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Catat! Berikut Persyaratan Seleksi PPPK JF Guru Sekolah Rakyat 2025
Pemprov Jatim Siapkan Belasan Calon Sekolah Rakyat, Kementerian Kebut Pemenuhan Guru dan Murid
Dimulai Hari yang Sama, Inilah 7 Perbedaan Sekolah Rakyat dengan Sekolah Umum: Mulai dari Fasilitas hingga Kurikulum Pembelajaran Berbeda?
Hari Kedua Sekolah Rakyat, Ribuan Anak dari Keluarga Prasejahtera Nikmati Sekolah Gratis
Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember yang Capai 90 Persen Lebih, Gubernur Khofifah: Segera Mulai Beroperasi