Agus menyatakan kejadian berawal dari teguran di kelas. Ia merasa mendapat ucapan tidak pantas dari seorang siswa.
Ia kemudian mendatangi kelas asal suara tersebut. Agus meminta siswa yang berteriak untuk mengakui perbuatannya.
Situasi disebut memanas setelah seorang siswa mengaku. Agus menyebut dirinya mendapatkan tantangan dari siswa tersebut.
“Itu refleks, satu kali tamparan. Itu awal kejadiannya,” kata Agus dalam unggahannya.
Setelah insiden itu, ketegangan meningkat. Rekaman video menunjukkan terjadinya saling pukul di lingkungan sekolah.
Guru-guru lain sempat melakukan mediasi. Namun upaya tersebut tidak menghasilkan kesepakatan.
Dalam kasus ini, Agus juga dituding menghina siswa. Ia membantah tudingan tersebut.
Agus menjelaskan ucapannya disampaikan sebagai motivasi. Ia menegaskan tidak bermaksud merendahkan siswa.
Situasi kembali memanas saat jam istirahat. Sejumlah siswa dari berbagai angkatan berkumpul.
Aksi solidaritas itu berujung dugaan pengeroyokan. Agus juga disebut mengalami pelemparan batu.
Merasa menjadi korban kekerasan, Agus mempertimbangkan langkah hukum. Namun ia mengaku masih ragu melapor.
Ia mempertimbangkan masa depan dan kondisi psikologis para siswa. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah.
Kasus ini masih menjadi perhatian publik. Perkembangan selanjutnya masih dinantikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Tuai Kecaman! Viral Video Warga Tak Sengaja Tangkap Mamalia Diduga Pesut Mahakam, Ini Sanksi yang Diterima Jika Perdagangkan Satwa Dilindungi
Viral Ketahuan Nyamar Jadi Kru Batik Air, Benarkah Nisa Kini Diterima Jadi Pramugari hingga Dapat Tawaran Beasiswa Pendidikan Gratis? Begini Faktanya
Usai Viral Karena Ketahuan Menyamar, Khairunnisa Nisya Mendadak Dapat Tawaran Sekolah Pramugari Gratis
Siapa Ressa Rizky Rossano yang Mendadak Viral? Inilah Sosok Pria yang Mengaku Anak Kandung Denada, Berapa Usianya?
Viral Guru Menyeberang Sungai Pakai Sling, Kini Jembatan Darurat Dibangun untuk Pulihkan Akses Warga Aceh Tengah