Warga dan relawan biasanya menggunakan rakit untuk menyeberang sungai. Cara tersebut masih digunakan hingga saat ini. Jalur alternatif belum tersedia.
Dalam keterangan video lain, warga masih membutuhkan berbagai bantuan. Kebutuhan tersebut meliputi logistik, air bersih, obat-obatan, dan pakaian. Perlengkapan ibadah juga masih dibutuhkan.
Akses kelistrikan juga belum normal. Warga mengandalkan genset secara terbatas. Genset hanya menyala pada malam hari untuk satu desa.
Pengiriman bantuan menuju Desa Pante Kera dilakukan melalui jalur sungai. Perjalanan ditempuh menggunakan kapal nelayan. Waktu tempuh mencapai lebih dari satu jam menyusuri sungai.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Banjir Bandang Aceh Tengah Tinggalkan Luka Panjang, Kepala Desa Ungkap Nasib Warga saat Jalan Tak Kunjung Pulih
Tinjau Lokasi Pasca Banjir di Jember, DPRD Provinsi Jatim Minta OPD Terkait Segera Tangani Penyebabnya
45 Hari Pasca Banjir Bandang, Aceh Tamiang Masih Terpuruk, Warga Kesulitan Bersihkan Sisa Lumpur dan Puing-puing
3 Hari Latihan PMI Jember dan PMI Jepang Berakhir Simulasi Banjir Bandang, Fokus Manajemen Posko dan Koordinasi Lapangan
Otorita IKN Fokus Kendalikan Banjir Tahun Ini, Dari Normalisasi Sungai hingga Infrastruktur untuk Kurangi Risiko Genangan Berkepanjangan