Minggu, 19 Juli 2026

Setelah 17 Hari Pencarian, Pendaki Syafiq Ditemukan Meninggal Dunia di Gunung Slamet, Diduga Hipotermia

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Kamis, 15 Januari 2026 | 18:00 WIB
Mendiang Syafiq pendaki gunung Slamet yang meninggal dunia  (Instagram @pengembara.23)
Mendiang Syafiq pendaki gunung Slamet yang meninggal dunia (Instagram @pengembara.23)

SketsaNusantara.id - Upaya pencarian besar-besaran terhadap Syafiq Ridwan Ali Razan pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet sejak akhir Desember lalu, berakhir duka. 

Pada Rabu, 15 Januari 2026, tim SAR gabungan berhasil menemukan Syafiq dalam kondisi meninggal dunia di kawasan vegetasi atas, tak jauh dari jalur pendakian utama, dikutip dari laman Instagram @mountnesia.

Syafiq ditemukan di tebing kawah di kedalaman 50 meter dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan sebagian baju yang dan sepatu terlepas, hal yang mengindikasikan ia alami hipotermia.

Baca Juga: 4 Fakta Penemuan Jasad Syafiq Ali di Gunung Slamet, Kronologi hingga Kendala yang Dialami Relawan saat Evakuasi

Syafiq Ali ditemukan setelah 17 hari operasi pencarian (SAR) yang melibatkan ratusan personel dari Basarnas, TNI, Polri, serta relawan pecinta alam.

Medan yang ekstrem, cuaca buruk, dan kabut tebal di Gunung Slamet sempat menjadi kendala utama tim dalam melacak keberadaan korban.

Berdasarkan laporan awal dari tim evakuasi di lapangan, jenazah ditemukan di area yang cukup terlindung, namun dalam kondisi fisik sudah meninggal dunia akibat paparan cuaca ekstrem.

Baca Juga: Kronologi Penemuan Syafiq Ali, Pendaki Gunung Slamet yang DIkabarakan Hilang 17 Hari, Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Akibat Hipotermia

Untuk itu dugaan kuat sementara penyebab meninggalnya Syafiq Ali adalah hipotermia berat. 

Kondisi cuaca di puncak Gunung Slamet dalam dua pekan terakhir dilaporkan sangat tidak bersahabat, dengan curah hujan tinggi dan suhu udara yang merosot tajam di malam hari.

Hingga saat ini, Kamis 15 Januari 2025, jenazah Syafiq Ali sedang dalam proses penurunan menuju pos pendakian terdekat untuk kemudian dibawa ke rumah sakit setempat guna dilakukan otopsi dan identifikasi lebih lanjut.

Sementara itu, sahabat korban yang selamat yakni Himawan menjalani aktivitas seperti biasa, sebagai pelajar maka ia kembali ke sekolah.

Meski demikian, setelah ditemukan beberapa hari yang lalu, Himawan sempat dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @mountnesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X