Aturan ini dibuat untuk memberikan efek jera dan melindungi satwa-satwa langka dari kepunahan.
Namun, jika tak sengaja menemukan pesut Mahakam yang sudah mati saat melaut, kemungkinan tidak akan dijerat hukum, asalkan penangkapan tersebut benar-benar tidak disengaja dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Dalam konteks video viral tersebut, jika terbukti bahwa pesut Mahakam itu ditangkap, dipindahkan, atau diperlakukan tanpa izin dan prosedur yang sah, maka pihak-pihak yang terlibat berpotensi berhadapan dengan proses hukum.
Baca Juga: Kaya Hayati, Tapi Terancam Tambang: Kenali Kekayaan Tumbuhan dan Satwa Langka Asli Raja Ampat
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dan bertanggung jawab terhadap satwa liar.
Jika menemukan hewan dilindungi, baik hidup maupun mati, langkah yang benar adalah segera melaporkannya kepada aparat atau pihak konservasi, bukan menjadikannya objek tontonan atau konten media sosial.
Pesut Mahakam menunjukkan keanekaragaman hayati Indonesia yang kini berada di ambang kepunahan. Setiap satu nyawa yang hilang berarti satu langkah lebih dekat menuju punahnya spesies ini dari alam liar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Mengenal Axolotl, Satwa Amfibi Salamander Unik Asal Mexico yang Terancam Punah pada Habitat Asalnya Namun Berkembang Sangat Baik di Indonesia
Ditangkap di Indonesia Karena Selundupkan 3 Satwa Langka, Simak Profil Raama Mehra
Apa Itu Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional? Tabur Medsos dengan Link Twibbon Estetik HCPSN 2024, 5 November Nanti
Istimewa! Bernama Boge dan Rengganis, 2 Harimau Benggala Ini Jadi Satwa Baru Koleksi Jember Mini Zoo
7 Link Twibbon Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2025, Keren Terpopuler Cocok untuk Status WA, IG, FB
Apa itu Sinkhole? Dari Sawah di Sumatra Barat ke Kerumunan Warga, Ini Fakta Ilmiah di Balik Lubang Ambles Viral