SketsaNusantara.id - Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki yang hilang di Gunung Slamet telah resmi berakhir.
Tim SAR telah secara resmi menghentikan pencarian pendaki asal Magelang tersebut pada Rabu, 7 Januari 2026 lalu.
Keputusan tersebut diambil usai Tim SAR gabungan melakukan pencarian selama 9 hari.
Baca Juga: Pendaki Hilang di Gunung Slamet, Operasi SAR Syafiq Pendaki Asal Magelang Resmi Dihentikan
Meski pencarian telah ditutup secara resmi, namun semangat untuk menemukan pendaki yang dilaporkan hilang kontak sejak 27 Desember 2025 ini masih terus membara di kalangan relawan.
Semangat kemanusiaan tersebut dapat terlihat dari sikap para relawan yang memutuskan untuk menggelar operasi pencarian mandiri terhadap Syafiq.
“Info. Opsar mandiri pencarian pendaki asal Magelang, Syafiq Ali yang hilang di Gunung Slamet resmi dibuka kembali per hari ini, Minggu 11 Januari 2026,” tulis akun X @Jateng_Twit.
Para relawan yang tergabung dalam operasi pencarian mandiri ini pun berkumpul di sekretarian basecampe Gunung Slamet.
Pada Senin, 12 Januari 2026, tim opsar yang terdiri dari relawan Kedu Utara meliputi basecamp Bambangan, Sumbing via Garung, Sindoro via Kledung, Prau Patak Banteng dan BC Barameru terlihat mulai berkumpul di basecamp.
Salah seorang relawan dalam video yang diunggah akun Instagram @slamerviabambangan berharap, pencarian mandiri ini dapat membuahkan hasil.
“Sekarang hari Senin tanggal 12 Januari. Mudah-mudahan survivor Ali segera ditemukan oleh tim siapapun. Kita berusaha semaksimal mungkin,” ujar relawan tersebut.
Artikel Terkait
Kasus Pandji Dilaporkan ke Polisi Usai Show ‘Mens Rea’, Abraham Samad Soroti Kejanggalan Laporan dan Dampak KUHP 2026
Apa itu Sinkhole? Dari Sawah di Sumatra Barat ke Kerumunan Warga, Ini Fakta Ilmiah di Balik Lubang Ambles Viral
Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD Ditolak PDIP, Rakernas Tegaskan Kedaulatan Rakyat di Tengah Arah Politik DPR
Turis Kaget Lihat Sungai Hitam di Hutan Kalimantan, Penjelasan Pemandu Wisata Ini Ramai Dibahas
Nama Jokowi Muncul dalam Pusaran Kasus Korupsi Kuota Haji yang Melibatkan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas
Pria Asal Sumberejo Jember Ditemukan Tewas Mengapung di Dam Terpedo, Diduga Terpleset saat Mencari Kepiting Sungai