Saat botol disinari cahaya matahari, warna air berubah. Air memantulkan warna kuning keemasan yang jernih. Fenomena itu menunjukkan tingkat kejernihan air sungai.
Namun Deny juga menyoroti perubahan kondisi sungai. Ia menyebut beberapa sungai kini berwarna cokelat. Warna tersebut berbeda dari hitam alami yang biasa ditemui.
Perubahan warna itu dikaitkan dengan aktivitas pertambangan emas. Limbah tambang disebut mencemari sungai air hitam. Kondisi tersebut mengubah karakter alami sungai di beberapa wilayah.
"Di Kalimantan banyak sungai air hitam telah berubah warna karena tambang emas," ungkapnya.
Deny menutup penjelasannya dengan pengingat kepada wisatawan. Sungai air hitam disebut tidak kotor secara alami. Warna gelap justru menjadi ciri ekosistem hutan hujan tropis Kalimantan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
16 Siswa dan 1 Guru di Kalimantan Barat Keracunan Hidangan MBG Setelah Menyantap Menu Hiu Fillet Saus Tomat
Pertama Kalinya di Kalimantan, IIMS Garage Balikpapan 2025 Siap Digelar sebagai Awal Ekosistem Otomotif Baru di Timur Indonesia
4 Kuliner Khas Suku Dayak Kalimantan yang Unik dan Autentik, Berbahan Dasar Daun Mengkudu hingga Rotan Muda, Cita Rasa Alami dari Tanah Borneo
7 Kuliner dari Kalimantan Timur yang Menyimpan Cita Rasa Khas Tanah Borneo, Semuanya Sedap Menggugah Selera
6 Kesenian Tari Tradisional dari Kalimantan Timur, Warisan Budaya Khas Suku Dayak hingga Perpaduan Budaya Melayu