Tito menekankan pentingnya mengurangi jumlah warga di pengungsian. Kondisi tenda dinilai tidak ideal untuk jangka panjang. Risiko kesehatan mulai muncul, terutama bagi bayi dan lansia.
Pemerintah daerah diminta segera menyampaikan data warga terdampak. Data difokuskan pada rumah rusak ringan dan sedang. Langkah ini untuk mempercepat pencairan bantuan.
Dengan percepatan tersebut, pemerintah berharap pemulihan berjalan lebih cepat. Warga diharapkan segera kembali ke rumah masing-masing. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi terus dipantau Satgas.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Usai Banjir Bandang, Warga Nagan Raya Temukan 5 Titik Gelembung Gas
Kayu Gelondongan Jadi Tantangan Relawan saat Distribusi Bantuan Banjir Bandang Aceh
Sumur Bor Korban Banjir Disebut Capai Rp150 Juta, Warga Aceh Timur Unggah Bukti Sumur Rp15 Juta
Update Korban Banjir di Kepualau Sitaro, Sulawesi Utara, Data BNPB: Belasan Orang Meninggal dan Ratusan Warga Mengungsi
Banjir Pujian! Warga Tanggul Jember Gotong Royong Perbaiki Jalan Menuju Area Wisata Air Terjun Tancak Tulis, Gunakan Dana Pemasukan Hasil Iuran Parkir