Minggu, 19 Juli 2026

SPPG Bertambah Pesat dalam Setahun, Program Makan Bergizi Gratis Kini Menjadi Fondasi Gizi 55,1 Juta Warga

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 8 Januari 2026 | 21:30 WIB
Kepala SPPG MBG Dadan Indayana  (X @wulandariasa)
Kepala SPPG MBG Dadan Indayana (X @wulandariasa)

SketsaNusantara.id - Program Makan Bergizi Gratis terus menunjukkan peningkatan signifikan. Pemerintah memperluas jangkauan layanan secara bertahap. Infrastruktur pendukungnya berkembang dalam waktu relatif singkat.

Salah satu penopang utama program ini adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Unit tersebut disiapkan sebagai dapur dan pusat distribusi. Jumlahnya bertambah pesat sepanjang 2025.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyebut, di awal tahun ini jumlah SPPG telah mencapai sekitar 19.800 unit. Namun, tidak seluruh unit tersebut sudah beroperasi penuh.

Baca Juga: Diintimidasi dan Anak Diberhentikan Sepihak dari PAUD Usai Posting Menu MBG, Wali Murid di Kampar Mengadu ke Prabowo Subianto: Apa Hubungannya?

Dalam peninjauan ke SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis, Dadan menyoroti lonjakan implementasi program. Program Makan Bergizi Gratis dimulai secara terbatas pada awal 2025.

Pada 6 Januari 2025, program tersebut baru didukung 190 SPPG. Saat itu, penerima manfaat tercatat sekitar 570 ribu orang. Angka tersebut menjadi titik awal perluasan nasional.

Dadan menyampaikan perkembangan signifikan hingga akhir tahun.

“Alhamdulillah di akhir tanggal 31 Desember 2025, jumlah SPPG telah bertambah menjadi 19.188 dengan jumlah penerima manfaat 55,1 juta. Hari ini sebetulnya jumlah SPPG sudah bertambah menjadi 19.800 tetapi yang melakukan kegiatan serempak itu 19.188,” katanya.

Baca Juga: Diduga Tak Sesuai Anggaran Hingga Indikasi Adanya Korupsi, Realisasi MBG Dibocorkan Wali Murid: Putrinya Diberhentikan Sepihak oleh Sekolah

Ia menjelaskan, SPPG yang baru terbentuk belum langsung beroperasi. Proses administrasi dan pendanaan masih harus diselesaikan. Waktu yang dibutuhkan berkisar lima hingga delapan hari.

SPPG yang terbentuk pada Januari akan mulai menjalankan layanan pada tahap berikutnya. “Sehingga yang terbentuk di Januari itu akan mulai kegiatan akhirnya di sesi kedua,” jelasnya.

Menurut Dadan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan upaya strategis pemerintah. Program ini diarahkan untuk memastikan pemenuhan gizi masyarakat. Gizi diposisikan sebagai kebutuhan dasar manusia.

Program tersebut menyasar kelompok rentan dan peserta didik. Penerima manfaat meliputi ibu hamil dan ibu menyusui. Balita serta murid dari berbagai jenjang pendidikan juga termasuk sasaran.

Cakupan program dimulai dari pendidikan usia dini. Pelaksanaannya menjangkau hingga jenjang SMA. Layanan diberikan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X